BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Begini Kondisi Terakhir Jembatan Putus di Kelok Pinyaram Kayutanam Pariaman

Kondisi jembatan Putus, foto di IG:derizonyazid

PADANG, payakumbuhpos.com – Jembatan yang terletak di jalan nasional Padang – Bukittinggi di kelok pinyaram Kayutanam, Kabupaten Padangpariaman, Sumbar terlihat putus dan jatuh ke sungai.

Hingga Selasa pagi (11/12/2018) belum ada tanda-tanda perbaikan. Sehingga jalur padat Padang-Bukittinggi ini, sama sekali tidak bisa dilalui. Warga tampak ramai di lokasi termasuk pengendara dan penumpang yang terjebak.

Dalam laman instagram @derizonyazid,terlihat jelas foto jembatan yang putus dan jatuh ke sungai. Jembatan ini putus Senin sore kemarin (10/12/2018). Putusnya jembatan yang merupakan berada di jalur jalan nasional Padang-Bukittinggi ini mengakibatkan arus lalu lintas terputus.

Sehingga kendaraan dari dan ke Bukittinggi dari Kota Padang terhambat dan tak bisa dilalui. Pengendara harus berbalik arah dengan empat alternatif. Pertama masuk jalan kampung yang kecil dan sempit. Kedua, kembali berbelok melewati jalur Malalak yang cukup jauh.

Alternatif ketiga, menempuh jalur jauh ke Danau Singkarak. Keempat, juga berbelok dan ambil julur yang cukup jauh juga via Lubuk Basung, Kelok 44 dan Danau Maninjau.

Pengendara diminta hati-hati melalui jalur alternatif. (jen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *