BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Bawaslu Sumbar Telusuri Kejanggalan Ijazah Calon Gubernur Sumbar

Jakarta: Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatra Barat (Sumbar), Surya Efitrimen, menyatakan akan menelusuri isu kejanggalan ijazah calon Gubernur Sumbar Nasrul Abit. Masalah ini disampaikan masyarakat yang datang ke Bawaslu, Senin, 14 September 2020.

“Informasi awal itu akan kita lakukan penelusuran terlebih dahulu,” kata Surya di Sumbar, Rabu, 16 September 2020.

Menurut dia, setelah penelusuran, Bawaslu Sumbar akan menyampaikan hasilnya kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar. Surya menjelaskan ada prosedur yang harus dilakukan Bawaslu setelah mendapatkan informasi awal terkait kejanggalan ijazah Nasrul Abit.

Langkah pertama, kata dia, menyikapi aspirasi masyarakat terkait kejanggalan ijazah Nasrul Abit tersebut dengan menggelar rapat pleno yang dilakukan Selasa, 15 September 2020. Selanjutnya, Bawaslu mengusut kejanggalan ijazah Nasrul Abit.

“Setelah pleno tadi kita akan lakukan penelusuran terhadap informasi ini,” kata Surya.

Surya menerangkan bila ada dugaan pelanggaran dan ada temuan yang bisa dijadikan bukti, Bawaslu kami akan memproses sesuai penanganan pelanggaran. Penanganan perkara harus berdasarkan bukti.

“Kalau nanti ada dugaan pelanggarannya baru bisa kita jadikan temuan, nah kita proses sesuai dengan penanganan pelanggaran,” tegas Surya. (Redaksi)

Sumber: Medcom

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *