BERITA UTAMA KABAR SUMBAR Nasional PAYAKUMBUH

Dilirik Banyak Calon Untuk Berpasangan, Joni Hendri Mendaftar ke PPP dan Nasdem

Teks foto: Dilirik banyak calon untuk berpasangan, sebelum mendaftar, ketua IKK Joni Hendra berfoto dulu dengan bakal calon walikota Payakumbuh...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR TOKOH

Menyonsong Pilkada Limapuluh Kota 2024, Nama Irfendi Arbi di Demokrat Belum Tergores

Teks foto: Irfendi Arbi mendaftar, ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai Demokrat kabupaten Limapuluh Kota, langsung diterima ketua DPC Demokrat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Cuaca Ekstrim dan Hujan, dr. Efriza Naldi Tetap Teruskan Niatnya Mendaftar ke PAN dan Demokrat

Teks foto: Cuaca ekstrim dan hujan dr. Efriza Naldi, SPoG tak goyah, tetap teruskan niatnya maju sebagai calon walikota Payakumbuh...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Serius Maju Menuju BA 1 M, Joni Hendri Mendaftar ke PKB, PAN dan Ngambil Formulir ke PPP

Teks foto: Joni Hendri bersama rombongan antarkan formulir pendaftaran calon walikota Payakumbuh ke DPC PKB, Senin 6 Mei 2024.  ...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR OLAHRAGA PAYAKUMBUH TOKOH

YB. Dt. Parmato Alam Support LJP dengan Menyediakan Banyak Hadiah

Teks foto: LJP dibuka walikota Payakumbuh diwakili Kadis Parpora Payakumbuh Nofriwandi, dan dihadiri YB Dt. Parmato Alam di lapangan Kapten...

Bawaslu: Istri Gubernur Sumbar Tidak Terbukti Melakukan Pelanggaran Kampanye

LIMAPULUH KOTA – Istri Gubernur Sumatera Barat, Ny. Nevi Zuairina dinyatakan tidak terbukti melakukan pelanggaran kampanye Pemilu oleh Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

Hal ini terungkap setelah Bawaslu mengeluarkan hasil pemeriksaan istri Gubernur Sumbar, Nevi Zuairina atas dugaan pelanggaran kampanye, Senin (11/3/2019).

Hasilnya, Nevi tidak terbukti. Namun, enam kepala sekolah SMK di Kabupaten Limapuluh Kota terancam terkena sanksi kode etik ASN.

Rilis yang dikeluarkan oleh Bawaslu menjelaskan Nevi yang juga caleg DPR RI dari partai PKS ini lepas dari unsur pidana pemilu pasal 280 ayat huruf h jo pasal 521 UU no 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan tidak dilanjutkan ke tahap penyidikan.

“Setelah kami bahas secara mendalam, Gakkumdu yang terdiri dari Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan, dinyatakan terlapor yaitu Nevi Zuairina tidak terbukti melakukan pelanggaran kampanye di salah satu SMK Negeri di Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota,” Kata Ketua Bawaslu Limapuluh Kota,Yoriza Asra dalam keterangan persnya.

Namun dalam keterangan pers tersebut, enam Kepala Sekolah yang masing-masing Kepala Sekolah SMK Negeri1 dan 2 Kecamatan Guguak, SMK Negeri Pangkalan Koto Baru, SMK Negeri 1 Kecamatan Luak, SMK Pertanian dan Peternakan Padang Mangateh dan SMK Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh terbukti melakukan dugaan netralitas ASN dalam Pemilu.

“Yang terbukti hanya enam kepala sekolah SMK di Limapuluh Kota. Mereka terbukti tidak netral sebagai ASN di tahun politik ini,” kata Yori lagi.

Untuk menindaklanjuti keenam Kepala Sekolah ini, Bawaslu Limapuluh Kota akan meneruskan hasil ini kepada Bawaslu Provinsi Sumatera Barat. Kemudian akan dilanjutkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Bagaimana hasil untuk ke enam Kepsek ini, itu wewenang KASN. Hari ini kami langsung memberikan dokumen hasil klarifikasi dan pemeriksaan kepada Bawaslu Provinsi Sumbar,” ucapnya. (editor)

Sumber covesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *