BERITA UTAMA

Elang Zanura Harumkan Nama SMPN 1 Kecamatan Situjuh Limo Nagari di Tingkat Nasional

Teks foto: Elang Zanura- Siswa kelas 9 SMPN 1 kecamatan Situjuh Limo Nagari.       Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota---Raih...
BERITA UTAMA

Wulan Denura Ajak Warga Payakumbuh Melihat Sejarah Nenek Moyang Kita, Dulu Seperti Apa?

Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota--- Pameran Festival Maek, kecamatan Bukik Barisan, kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat, dibuka langsung ketua DPRD Sumatera...
BERITA UTAMA

Bawaslu Kota Bukittinggi Melantik 129 Anggota PTPS Se-Kecamatan Guguk Panjang

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi melaksanakan pelantikan dan pembekalan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kecamatan Guguak Panjang,...
BERITA UTAMA

Bantai Minang Sejagat 3-0, ISSB Payakumbuh Raih Juara I di Turnamen Pospa Cup II

Payakumbuhpos.id| Payakumbuh---Diawali dengan membantai Minang Sejagat 3-0, akhirnya ISSB Payakumbuh keluar sebagai juara I U-14 setelah mengalahkan Victory 4-3 dalam...
BERITA UTAMA

Wulan Denura : Anggota Paskibraka Pondasi dalam Mencapai Cita-cita Kedepan

Teks foto: Wakil ketua DPRD kota Payakumbuh, Wulan Denura, S.ST.     Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Tiap tahun, tepatnya pada tanggal 17 Agustus,...

Bantai Minang Sejagat 3-0, ISSB Payakumbuh Raih Juara I di Turnamen Pospa Cup II

Payakumbuhpos.id| Payakumbuh—Diawali dengan membantai Minang Sejagat 3-0, akhirnya ISSB Payakumbuh keluar sebagai juara I U-14 setelah mengalahkan Victory 4-3 dalam adu finalti di turnamen Pospa II tahun 2024, bertempat di lapangan Pospa kelurahan Payobasung, kecamatan Payakumbuh Timur, Selasa 9 Juli 2024.

Sebelum mengakhiri pertandingan sepak bola se-kota Payakumbuh dan kabupaten Limapuluh Kota itu, ISSB Payakumbuh berhasil raih sebagai juara group dan runner up diraih Minang Sejagat.

Pada pertandingan kedua, ISSB Payakumbuh vs Rajawali dengan skor 2-0, kemudian pertandingan ketiga ISSB Payakumbuh vs Bintang Timur dengan skor 2-2. Akhirnya ISSB Payakumbuh lolos ke 8 besar.

Di 8 besar, ISSB Payakumbuh bertemu dengan Mandala dengan skor 0-0 dan berakhir dengan adu finalti dimenangkan ISSB Payakumbuh 3-2.

Disaksikan sekitar 1000 penonton itu, pertandingan antara ISSB Payakumbuh dengan Mandala sangat sengit, saling kejar-kejaran untuk menembus gawang. Namun kedua klub itu tidak berhasil menembus gawang lawannya masing-masing.

Diiringi sorak dan seruan masing-masing sporter, gawang Mandala yang dijaga Kenzi tak juga kunjung bobol oleh pemain-pemain ISSB Payakumbuh, padahal striker ISSB Payakumbuh Farel dan Ucok dibantu gelandang Khalid adalah pemain tingkat nasional di Liga Sentra Indonesia (LSI).

Suara-suara dari para penonton, banyak menyebutkan, wajar saja ISSB Payakunbuh juara I, karena pemainnya sudah teruji di tingkat nasional baru-baru ini. Begitu juga 2 orang pemain Mandala yakni Ragib dan Ilham juga pemain nasional, bagaimana pun juga perjuangan ISSB Payakumbuh berhadapan dengan Mandala tetap gagal menembus gawang Mandala.

Padahal ISSB Payakumbuh sudah berusaha maksimal selalu gagal karena benteng Mandala dijaga Syahlan dan Ilham sangat ketat memagarnya. Syahlan bermain sangat maksimal.

Menang pada adu finalti, ISSB Payakumbuh melaju ke seni final, di empat group itu, diantaranya ISSB Payakumbuh, Victory, Liberty dan Young Stars. Juara 3 di raih Liberty setelah mengalahkan Young Stars dengan skor 6-0. Dan Young Stars raih juara 4.

Turnamen Pospa Cup II yang berlangsung 4 hari terhitung sejak tanggal 6-9 Juli 2024 dengan menghadirkan 16 klub terkenal dua daerah itu sukses dilakasana panitia, terbukti wasit yang memimpin pertanding tidak ada mengeluarkan kartu merah, hanya satu atau dua kartu kuning.

Hebatnya lagi panitia pelaksana berhasil pula membangkitkan gairah para pedagang dari mana saja. Dilokasi lapangan beragam makanan dan minuman di jajal puluhan pedangang. Para pedang tidak hanya menggalas dagangan semata bahkan ikut bersorak memberikan semangat kepada seluruh pemain.

Sayangnya pada babak penyisihan hingga ke 8 besar, pertandingan hanya dipimpin oleh satu orang wasit. Hal tersebut tentu membuat gaduh klub yang berpartisipasi dan para pecandu-pecandu sepak bolapun jadi gelisah, bahkan juga ikut angkat tangan memberi isyarat bola aut dan sebagainya.

Di seni final, baru pertandingan dipimpin oleh 3 wasit yakni wasit tengah dipimpin Yogi dan wasit garis Hamdi dan Aswir.

Melajunya ISSB Payakumbuh hingga ke pertandingan selanjutnya, ketika berhadapan dengan Liberty, ISSB Payakumbuh memang agak kewalahan, namun bek tengah, kiri dan kanan yang dijaga pemain pemain-pemain nasional seperti Elang, Aldo dan Rafa sangat ketat menjaga pertahanannya, sehingga pemain Liberty tidak kuasa menembus gawang yang dijaga pemain nasional Rafif.

Akhirnya ISSB Payakumbuh vs Victory dengan skor 1-1 pertandingan dilanjutkan dengan adu finalti dengan skor 3-2 untuk ISSB Payakumbuh dan berlanjut final dengan Victory, sebelumnya Victory menang berhadapan dengan Young Stars 1-0.

Suksesnya ISSB Payakumbuh meraih juara I karena kiper ISSB Payakumbuh Gilang menggantikan Rafif lebih tajam lagi memperhatikan lawannya ketika adu finalti. Dua tendangan dari pemain Victory terbaca oleh Gilang.

Akhirnya, anak-anak asuhan duo pelatih Purwanto dan An Sanur itu memboyong tropi dan tabanas disaksikan oleh sebagian orangtua. Sedangkan Purwanto dan An Sanur sangat bahagia melihat anak asuhan saling berjabat tangan dengan riang dan haru.

Pada kesempatan itu, ketua panitia Fiki Arisandi kepada wartawan di sela-sela usai pertandingan, Selasa 9 Juli 2024 mengucapkan terimakasih kepada seluruh klub dan mohon maaf jika ada yang kurang berkenan.

“Perlu kami sampaikan, terhadap kenapa pada babak penyisihan hingga ke 8 besar wasitnya 1 orang, karena panitia tidak sanggup membayar honor wasit jika diturunkan 3 orang. Honor wasit satu kali bertanding Rp80.000 jika 3 wasit dikali Rp80.000 dan di kali 31 kali pertandingan tentu tidak cukup dengan biaya yang kami kutip dari peserta,”ujar Fiki.

Dijelaskan Fiki, pertandingan dari awal hingga ke final diantaranya grub A, Posspa FC, Victory, Young Start dan Putra Sarosah, juara group Victory, runner up Young Star, pada grub B diisi oleh Liberty, Mandala Tunas Putra dan PSKB, juara group Liberty, runner up Mandala.

“Sedangkan di grub C, disisi oleh Posspa Select, Perisai, Arafah dan Bina muda, juara group Perisai dan runner up Arafah. Pada grub D diisi oleh ISSB Payakumbuh, Minang Sejagat, Rajawali dan Bintang Timur, juara group ISSB Payakumbuh dan runner up Minang Sejagat,”papar Fiki.

Sementara itu, duo pelatih dan pembina ISSB Payakumbuh Purwanto dan Andra Yofa (An Sanur), usai pertandingan kepada wartawan, menyebutkan, berhasilnya ISSB Payakumbuh meraih juara I di turnamen Pospa Cup II tahun 2024 ini berkat semangat pemain sangat tinggi dan antusias meraih juarapun ditunjukan ke seluruh penonton.

Terhadap informasi banyak pemain nasional yang diturunkan, itu betul, di klub lain juga ada pemain nasional, contohnya pemain Arafah bernama Habibi juga pemain nasional, bahkan dia bersama Rafif akan dipanggil tim nasional untuk seleksi.

Begitu juga di klub Bina Muda bernama Gema, tercatat salah satu pemainnya juga pemain nasional. Kita sangat bangga banyak pemain nasional yang tampil di turnamen Pospa Cup II tahun 2024 ini.

“Kami yakin untuk tahun-tahun berikutnya akan banyak pemain nasional tampil di event-event berikutnya. Tujuan kita tentu menjadikan seluruh pemain Payakumbuh dan Limapuluh Kota ke tingkat nasional, kapan perlu ke tingkat internasional,”tambah An Sanur. (Mal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *