BERITA UTAMA

Bintang Utama Bantai KBS di LJP

Teks foto: SSB KBS dibantai SSB Bintang Utama dengan skor 0-6, di lapangan kelurahan Koto Baru, kecamatan Payakumbuh Timur, Jumat...
BERITA UTAMA

Bukti Rasa Syukur, Masyarakat Sijunjung Gelar Tradisi Bakaua Adat di Los Tobek

Sijunjung,Payakumbuhpos - Bakaua Adat adalah sebentuk tradisi yang ada dimasyarakat Minang Kabau, khususnya Kabupaten Sijunjung sebagai bentuk rasa syukur kepada...
BERITA UTAMA

DPD Pappri Sumbar Himpun Dana Bencana Alam Sumatera Barat

Teks foto: Kru Pappri Sumbar ikut sakaki menghimpun pencarian dana bencana alam Sumatera Barat.       Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Pasca...
BERITA UTAMA

Disorot Fraksi Golkar, Habiskan APBD Rp1,5 M, Kini Incinerator Sudah Menjadi Besi Tua

Teks foto: Wirman Putra-Juru Bicara Fraksi Golkar DPRD kota Payakumbuh.       Payakumbuhpos.id | Payakumbuh--- Gaung kasus incinerator di RSUD...
BERITA UTAMA

Lulus di ITB Lewat Jalur Undangan, YB. Dt. Parmato Alam Salurkan Bea Siswa

Teks foto: Yendri Bondra Dt. Parmato Alam salurkan bantuan bea siswa kepada Ranji Andiko yang lulus di ITB Bandung lewat...

Banjir Solok Selatan Berdampak Bagi 350 KK

Jembatan Putus akibat banjir di Solok Selatan. Foto Twitter @infoSOLSEL.

SOLOK SELATAN, payakumbuhpos.com – Data sementara sebagaimana laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Solok Selatan menyebutkan, banjir yang terjadi Kamis malam, 17 Januari 2019 di tiga kecamatan, Kec. KPGD, Kec. Sei Pagu dan Kec. Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan, berdampak pada sekitar 350 kepala keluarga (KK).

Dijelaskan, banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Kab. Solok Selatan sejak pukul 17.00 s/d 19.00 WIB dan mengakibatkan meluapnya beberapa sungai di 3 Kecamatan, antara lain:
– Sungai Sapan Aia Angek
– Sungai Batang Pagu
– Sungai Btg Bangko
– Sungai Btg Suliti

Data Sementara, sebut BPBD, ada Jembatan Putus akibat banjir terjadi di Kecamatan Pauh Duo, Nagari Alam Pauh Duo, Taratak Tinggi.

Juga, 1 orang warga hanyut ketika menyelamatkan diri, berhasil diselamatkan warga dan dibawa ke Puskesmas Muara Labuh dan dirujuk ke RSUD Muaralabuh. Dan belum ada laporan Korban meninggal.

Hingga kini, BPBD Solok Selatan sudah melakukan koordinasi dengan instansi dan OPD terkait dan pengerahan TRC serta Tagana, PSM, KSB dll untuk identifikasi dan evakuasi warga terdampak.

Pihak BPBD juga melakukan evakuasi warga terdampak, diungsikan ke beberapa titik. Beberapa warga yg terjebak air tinggi dievakuasi menggunakan perahu karet.

“BPBD sedang melakukan pendataan pengungsi, oenyediaan makanan bagi pengungsi berupa nasi bungkus dan Pendirian Posko,” tulis BPBD dilansir harianindonesia.id dari laman Facebook infoSolsel.

Sekitarpukul 23.30 air mulai surut, dan diyakinkan bahwa semua warga teedampak dalam keadaan aman. (jen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *