BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Atlet Paralayang Kota Payakumbuh Bawa 4 Medali Emas Dari Ajang Internasional Thailand

Payakumbuh — Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda menyambut dan menjamu kepulangan atlet paralayang binaan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kota Payakumbuh yang baru saja membawa pulang 4 medali emas di ajang bergengsi tingkat internasional.

Ada 2 sesi lomba yang diikuti oleh para atlet paralayang kebangaan Kota Randang ini di Negara Thailand, yakni Paragliding Accuracy ASEAN Friendship Open AFA Asean League 2023 dari tanggal 10-14 Februari 2023 dan Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) 2023 pada 19-21 Februari 2023.

Ada total 7 medali emas yang diraih oleh Indonesia di kedua ajang ini, dan 4 medali emasnya didulang oleh atlet paralayang yang berasal dari Kota Payakumbuh, yakni Abdurrahman Hidayat dan Rira Nurhakim.

Mereka adalah dua dari 19 atlet putra putri dari Indonesia yang bertanding bersama ratusan peserta dari 18 negara. Hasil medali yang berhasil di bawa pulang adalah Jabar 1 emas, Jatim 2 emas, dan Sumbar 4 emas. Peserta yang dikirim dari Indonesia sebanyak 19 atlit putra putri, DKI 2, Jabar 4, Jateng 2, Jatim 8, dan Sumbar 3.

Ketua Umum FASI Kota Payakumbuh M. Iqbal didampingi pelatih Paralayang Dodo Kurdi dan Kerua KONI Yengki Otrio ketika diwawancara di ruang kerja wali kota, Senin (27/2), mengatakan pada kejuaraan ASEAN dan ASIA Abdurrahman Hidayat meraih 2 emas perorangan ditambah 1 perak dan 1 perunggu beregu bersama timnas lainnya. Sementara Rira Nurhakim meraih 1 emas ditambah 1 perak dan 1 perunggu perorangan, serta 1 perak ditambah 1 perunggu beregu bersama timnas lainnya.

Hebatnya lagi, pada Kejuaraan Dunia PGAWC, Abdurrahman Hidayat sukses menyabet 1 emas dan 1 perak perorangan. Namun, malang bagi Rira Nurhakim yang harus kandas di tengah jalan karena mengalami sakit di ronde 4 dan 5.

“Pada saat lomba sedang berjalan Rira sempat jatuh pingsan dan dilarikan ke rumah sakit untuk dirawat sebentar dan boleh kembali ke lomba, tapi akibatnya Dia kehilangan poin di ronde ke 4 dan 5. Ini mengakibatkan rangkingnya merosot jauh ke posisi 15 di kelas putri,” ujarnya.

Pj. Wako Rida Ananda yang didampingi Kepala Disparpora Nofriwandi serta Kabid Pemuda dan Olah Raga Afrizon Nasri menyampaikan salut dan bangga dengan prestasi yang diraih oleh atlet Kota Payakumbuh di kancah internasional.

“Selamat kepada FASI Kota Payakumbuh atas torehan prestasi yang luar biasa ini dan mengharumkan nama Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat, bahkan Indonesia. Tapi ingat jangan lupakan juga mengejar kemampuan akademis di sekolah dan tempat kuliah,” kata Rida sembari memberikan bonus kepada atlet.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Payakumbuh Yengki Otrio didampingi pengurus menyebut prestasi atlet paralayang Kota Payakumbuh di kancah dunia tak hanya kali ini saja, pada tahun-tahun sebelumnya juga sudah diraih oleh Kota Payakumbuh.

Ditambahkannya, untuk prestasi kali ini, karena namanya seri dunia, maka diharapkan atlet Kota Payakumbuh bisa mengikuti seri kedua di Turki, ketiga di Indonesia, dan terakhir di Jerman.

“Harapan kita atlet paralayang bisa mengikuti seluruh seri kejuaraan, nanti di akhir tahun bisa ditentukan juara dunianya. KONI sangat mengapresiasi prestasi luar biasa yang telah mengharumkan nama Kota Payakumbuh di pentas internasional,” pungkasnya. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *