BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Asrama TNI di Padang Dilalap Si Jago Merah, Puluhan Rumah Hangus Terbakar

Asrama yang terbakar di Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Rabu (11/8/2021) dini hari. (Foto: iNews/Budi Sunandar)

PAYAKUMBUHPOS.ID – Kebakaran melanda asrama TNI Cengkeh, di Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Rabu (11/8/2021) dini hari. Akibat kebakaran ini, 10 rumah hangus serta 27 orang kehilangan tempat tinggal.

“Ya telah terjadi kebakaran dini hari tadi dengan jumlah rumah yang terbakar sebanyak 10 unit asrama TNI, dari jumlah tersebut 9 unit berpenghuni 1 rumah kosong,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kota Padang, Dedi Henidal, Rabu (11/8/2021).

Dari informasi yang didapat, ke-10 unit asrama yang terbakar tersebut adalah Emi Adrian dihuni empat jiwa, Serka Herwan Helmi dihuni lima jiwa.

Remon dihuni tiga jiwa, Citra Dewi dihuni empat jiwa, Kapten inf Rajai satu jiwa sebanyak dua unit rumah, Marnis dihuni dua jiwa. Kemudian, Amirsyah dihuni enam jiwa, Basuki dihuni dua jiwa dan satu rumah kosong.

Untuk memadamkan api, kata Dedi, tim mengerahkan sebanyak 13 unit Damkar dan 68 anggota.

“Pemadaman juga dibantu oleh TNI, polisi dan warga setempat serta tagana dan PMI. Api baru kita bisa dipadamkan sekitar pukul 04.00 WIB,” katanya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik ini.

“Tidak ada korban jiwa, dugaan sementara korsleting listrik, namun pastinya kita serahkan kepada pihak kepolisian,” kata Dedi. (*)

sumber: iNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *