BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Selamat Hari Guru, Honorer Harus Sejahtera

LIMAPULUH KOTA,- “Selamat Hari Guru” , begitulah ucapan yang dilontarkan calon Bupati Limapuluh Kota Darman Sahladi saat momentum hari guru, 25 November kemarin. Menurut Ketua DPC Partai Demokrat itu, guru adalah garda terdepan dalam mengasah pola pikir anak-anak secara formal, dari tidak pandai baca tulis hingga mampu menjadi orang sukses diberbagai bidang.

“Dalam peningkatan SDM, guru ini adalah kuncinya. Anak-anak di didik oleh guru, diajarkan oleh guru sehingga dari yang tidak pandai tulis baca bisa menjadi orang sukses,”ucap Darman Sahladi. Karena itu, katanya, guru merupakan urusan wajib bagi pemerintah daerah.

“Khusus di Kabupaten Limapuluh Kota, kita memang kekurangan guru terutama guru yang berstatus PNS. Karena itu, hampir setiap sekolah, dari PAUD, TK, SD hingga SMP keterbatasan guru PNS ini sudah terpenuhi oleh mereka (guru honor) yang rela mengabdi secara ikhlas tanpa mengharapkan imbalan materi yang cukup,”katanya.

Menurut Darman Sahladi, di Kabupaten Limapuluh Kota sendiri, terdapat ribuan guru honor yang mengabdi di berbagai sekolah dan tersebar di seluruh nagari. “Rata-rata, setiap sekolah terdapat guru honor. Ada dua hingga tiga orang persekolah,”ucapnya.

Tetapi, Darman Sahladi ikut merasakan kesedihan ketika mendengar curhatan langsung dari guru honorer. Kesedihannya yaitu terkait kesejahteraan mereka (guru honorer). “Pernah ada guru honorer ini bercerita, membagikan kisah bagaimana pengabdian mereka sebagai guru berstatus honorer. Mengabdi dari pagi, pulang sore dan malam dilanjutkan dengan menyiapkan bahan ajar. Begitu siklus mereka, beban yang cukup banyak. Tapi sedihnya, apa yang mereka kerjakan tidak sebanding dengan apa yang diterima,”kata Darman Sahladi.

Setiap bulan, katanya, guru honorer tidak memiliki gaji tetap seperti layaknya guru berstatus PNS yang setiap bulan baru masuk ke rekening masing-masing. Tetapi, guru honorer hanya menerima gaji dengan waktu yang tidak menentu dan jumlah yang mereka terima jauh dari kata UMR.

“Anggaran pada dana BOS untuk gaji guru honorer sangat terbatas, jauh dibawah UMR. Kesejahteraan mereka pun jauh dari kata cukup. Ini kedepan jadi perhatian kami kedepan,”ucap Darman Sahladi. Menurutnya, sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan anak-anak Limapuluh Kota, guru honorer sudah saatnya diperhatikan secara serius, tidak setengah-setengah oleh pemerintah daerah.

Sudah saatnya, ada anggaran untuk alokasi khusus dalam meningkatkan kesejahteraan ribuan guru honorer di Limapuluh Kota.” Ini penting, kesejahteraan tanggung jawab pemerintah. Sehingga guru honorer tetap bisa tersenyum tanpa beban pikiran ekonomi dalam mengajar anak-anak Limapuluh Kota,”katanya.

Karena itu, Darman Sahladi yang berpasangan dengan Maskar M Dt Pobo pada pemerintahan kedepan memberikan alokasi khusus bagi guru-guru honorer di Limapuluh Kota. “Insha Allah, ini yang kami lakukan. Sekali lagi, Selamat Hari Guru, selamat mengabdi untuk mencerdaskan anak bangsa,”ucap Darman Sahladi Calon Bupati Limapuluh Kota. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *