BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Wali Kota Bukittinggi Erman Safar Dampingi dan Bantu Proses Evakuasi Korban Gunung Merapi

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id, — Wali Kota Erman Safar ungkap duka mendalam atas musibah erupsi gunung marapi. Dan Wako Erman Safar kunjungi posko evakuasi terhadap survivor letusan Gunung Marapi di Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, Selasa (5/12).

Di lokasi Posko, Wako Erman Safar didampingi sejumlah OPD di Pemko Bukittinggi ini, melihat langsung kesiapsiagaan tim gabungan dan para relawan.

Termasuk juga Dinas Kesehatan juga telah berikan bantuan, berupa makanan kering, masker, hand sanitizer, obat obatan, vitamin, hand scoon dan air mineral serta kantong jenazah.

Gunung Marapi setinggi 2.891 meter di atas permukaan laut ini, pada Minggu (3/12/2023), mengalami erupsi sekitar pukul 14:54 WIB.

Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi sementara, lebih kurang 4 menit 41 detik.
Saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi.

Masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki pada radius 3 km dari kawah atau puncak.

Berbagai upaya akan dilakukan Pemko Bukittinggi untuk membantu proses evakuasi para pendaki yang masih berada di atas gunung,” ujarnya.

“Pemko juga kerahkan BPBD Bukittinggi untuk bantu tambahan personil, agar proses evakuasi korban yang ada di Gunung Marapi cepat selesai,” tuturnya.

Diketahui, bantuan telah diberikan Pemko Bukittinggi seperti dari Dinas Sosial Bukittinggi, yang mana sudah mengirim logistik ditujukan pada relawan dan tim sar gabungan.

(mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *