BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Curah Hujan Tinggi Dinas PUPR Bukittinggi Bersihkan Saluran Air di Wilayah Stasiun dan Sekitarnya

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id, — Karena curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kota Bukittinggi melakukan pengerukan saluran drainase yang tersumbat di sekitar wilayah stasiun, Minggu, (10/12).

Satu unit ekskavator, satu unit mobil truk mengangkut sampah dan beberapa orang tim dikerahkan untuk mengantisipasi saluran air yang beberapa hari terakhir melimpah ke ruas jalan melati.

Menurut Kepala Dinas PUPR Kota Bukittinggi, Eb Yuleris menyampaikan, ini hasil evaluasi kita karena beberapa hari kemaren akibat hujan terjadi genangan di jalan di daerah stasiun dan sekitarnya.

Kadis PUPR Kota Bukittinggi, menyampaikan, bahwa dari hasil monitoring dan kita pantau daerah yang sering tergenang air ketika hujan, mana yang tersumbat kita bersihkan.

Kegiatan ini kita laksanakan 1-2 hari, kita lihat perkembangannya, setelah ada pembersihan saluran air, mudah mudahan tidak ada lagi air yang tergenang di sekitar jalan melati, stasiun dan sekitarnya.

“Himbauan kita, sama-sama kita saling menjaga agar tidak ada lagi sampah di saluran air di sekitar sini,” pungkas Eb Yuleris.

(mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *