BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Rida Terharu Melihat Seorang Balita Penderita Lumpuh Otak.

Payakumbuh – Pj. Wali Kota Payakumbuh terharu melihat salah seorang balita penderita lumpuh otak saat launcing Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di Kantor Camat Payakumbuh Utara, Selasa (13/06/2023).

Mengapa tidak, balita yang akan genap berusia empat tahun bulan depan itu sudah menderita akibat penyakitnya sejak berusia tiga bulan.

“Ini harus mendapat perhatian khusus dari kita semua. Kasihan kita, ini harus segera mendapat perawatan intensif, dan mudah-mudahan penyakitnya segera sembuh,” kata Pj. Wako Rida Ananda.

Saat launching Dashat tersebut, Pj. Rida Ananda mengatakan, program ini dilaksanakan sebagai wujud dari pencegahan dan penanganan stunting serta masalah gizi pada anak balita.

“Nanti, di pos gizi ini orang tua akan diedukasi oleh ahli gizi tentang cara mengolah makanan untuk anak, edukasi penyajian makanan oleh ibu PKK kepada ibu balita, pelaksanaan stimulasi kepada anak melalui APE di PAUD oleh para guru PAUD,” ucapnya.

“Semoga dengan Dashat ini bisa memberikan dampak positif untuk perkembangan anak-anak kita yang stunting dan beresiko stunting,” tukuknya.

Sementara itu, ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Chece Rida Ananda mengatakan Dashat ini akan dilaksanakan selama 10 hari kedepan dan direncanakan berkelanjutan.

“Setelah 10 hari kita akan evaluasi, mudah-mudahan hasilnya sesuai dengan harapan,” ujarnya.

“Kita berharap Dahsat ini bisa terus berkiprah hingga masalah stunting bisa kita tekan ke angka zero, sesuai dengan harapan Wali Kota Rida Ananda,” pungkasnya. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *