BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Kemenag Bukittinggi Gelar Pembinaan Kurikulum Merdeka bagi Guru MTs/MA dari Tanggal 19 dan 20 Mei 2023

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id, – Kegiatan Pembinaan Kurikulum Merdeka yang di ikuti 30 orang guru dari 9 madrasah ini dibuka secara resmi Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Kasubag Tata Usaha sekaligus Plt. Kasi Pendidikan Madrasah, Hj. Tri Andriani, yang dilaksanakan di Hotel Sultan Syari’ah,Jumat, (19/5).

Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Seksi Pendidikan Madrasah dalam melaksanakan kegiatan Pembinaan Kurikulum Merdeka Bagi Guru MTs/MA tersebut dilaksanakan selama 2 hari,Jum’at-Sabtu, (19-20 Mei 2023).

Hj. Tri Andriani Djusair dalam sambutan menyampaikan, bahwa Kurikulum Merdeka Belajar didesain untuk mengembangkan potensi peserta didik dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan pada satuan pendidikan yang mulai dilaksanakan pada tahun ajaran 2022/2023.

” Satuan pendidikan diberikan pilihan dalam mengimplementasikan kurikulum ini sesuai kesiapan masing-masing, konsep kurikulum merdeka merupakan kebijakan yang terfokus pada materi yang esensial dan fleksibel sesuai dengan minat, bakat dan kebutuhan dari masing-masing karaktetistik siswa,” ungkapnya.

“Pada tahun ajaran 2022/2023 lalu terdapat satu madrasah yang sudah melaksanakan Kurikulum merdeka yaitu MAN 1 Bukitinggi, untuk tahun pelajaran 2023/2024 InsyaAllah ada 9 madrasah lagi yang akan melaksanakan kurikulum merdeka,” jelasnya.

“Sembilan madrasah yang akan melaksanakan kurikulum merdeka tersebut yaitu MAN 2, MAS Al Ma’arif, MAS Bai’aturridwan, MAS Madinatul Munawarah, MTsN 1, MTsN 2, MTs Al Ma’arif, MTs Bai’aturridwan dan MTs Madinatul Munawarah Bukittinggi,”tambahnya.

Kasubbag Tata Usaha sekaligus Plt. Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi ini, menyampaikan bahwa kurikulum mardeka lahir salah satunya hasil dari fenomena pandemi covid 19 dengan narasumbernya bapak Iryasman.

“Karena terjadi penurunan pengetahuan, penurunan keterampilan dan karakter siswa karena ketertinggalan pembelajaran ( learning loss ),kurikulum bersifat dinamis, berubah sebagai bentuk penyempurnaan berubah sesuai perubahan zaman, kemajuan Teknologi Informasi sesuai dg pesan rasulullah SAW, “Didiklah Anakmu sesusi zamannya,” katanya.

“Kurikulum merdeka membekali peserta didik dengan berbagai kompetensi kemampuan individu yang mencakup aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan.
Paradigma pembelajaran abad 21 dapat dijadikan rujukan pengembangan keterampilan hidup ( life skills ) peserta didik, mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan karakter, moral, akhlak mulia dalam proses pembelajaran pada semua mata pelajaran ( Intra Kurikuler maupun Ektra Kurikuler ),” jelasnya lagi.

Beliaupun menambahkan, kami menghimbau para peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh sehingga semua kita dapat mamahami bagaimana penerapan kurikulum merdeka ini dalam proses belajar mengajar (PBM).

” Seperti apa karaktetistiknya, bagaimana tahapan inplementasinya , apa saja keunggulan kurikulum merdeka ini. Disamping itu kita juga harus mampu menginlementasikannya pada madrasah masing-masing,” pungkasnya mengakhiri.
#(mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *