BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Kakan Kemenag Limapuluh Kota Buka Lokakarya MTsN 4 Liko

Limapuluh Kota, Payakumbuhpos.id – Menyongsong akan dilaksanaan kurikulum Merdeka (Kurmer), maka MTsN 4 Limapuluh Kota (Liko) menggelar acara lokakarya, Senin ( 15/5 ). Kegiatan yang bertempat di Hotel Kolivera Payakumbuh ini, akan berlangsung sampai besok, Selasa (16/5).

Lokakarya yang mengusung tema, “Efektivitas Penyusunan Modul Ajar Dalam rangka Menyongsong Implementasi Kurikulum Merdeka” ini, dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakan Kemenag) Liko, H. Irwan.

Dalam sambutannya, dijelaskan bahwa dalam kurikulum merdeka, guru dituntut untuk lebih meningkatkan kinerjanya, terutama dalam mengenal karakter siswa.
“Dalam proses belajar mengajar guru harus mampu mengarahkan siswa sesuai dengan minat dan bakat yang mereka punyai,” ujar Irwan.

Sementara itu, Tugas guru adalah bekerja harus ikhlas dan professional, tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga mendidik, dan melahirkan karya inovasi.
“Guru harus bekerja dengan ikhlas dan bisa jadi pendidik serta melahirkan karya yang inovatif,” himbau Irwan.

Dengan diadakan lokakarya merupakan salah satu kegiatan yang sangat membantu guru dalam berinovasi, sehingga mampu melahirkan karya nyata.

Lebih lanjut, H. Irwan juga menegaskan bahwa guru juga menjadi teladan bagi muridnya. “Guru itu publik figur. Semua gerak geriknya, akan dinilai oleh siswa dan masyarakat, maka dari itu guru harus pandai dalam bersikap dan bertindak, terutama dalam lingkungan madrasah. Untuk mencapai hal tersebut , kepala madrasah (Kepmad) harus memastikan suasana di lingkungan madrasah aman dan kondusif,“ tegas Irwan

Kita tidak ada yang hebat, dan tidak ada yang bodoh. Tidak ada yang hebat, karena ilmu itu kecil. Kita tidak bodoh, Karena kita punya kelebihan. Tidak ada kesempatan bagi kita untuk merendahkan yang lain.

“Mudah para guru terus berkarya, karena guru juga merupakan salah satu asset dalam kemajuan bangsa dan Negara ini. Semoga lokakarya ini memberikan kontribusi yang besar dalam kemajuan madrasah kita” tutup H. Irwan, yang disambut tepuk tangan peserta kegiatan. ( Femel )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *