BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Pemko Bukittinggi Mengukuhkan Duta Cemara Bukittinggi 2023 Melalui Dinkes

BUKITTINGGI – Pemko Bukittinggi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), mengukuhkan Duta Cemara Bukittinggi 2023. Pengukuhan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP.PKK) Bukittinggi, di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Kamis,(9/3/2023),

Kepala Dinkes Kota Bukittinggi Linda Faroza menyampaikankan, pihaknya selama ini telah melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri, baik secara promotif, preventif maupun kuratif dan rehabilitastif.

“Ya, seperti, melakukan pemeriksaan kadar HB remaja putri tingkat SLTP dan SLTA sederajat se-Kota Bukittinggi dengan jumlah 936 sampel, dimana didapatkan prevalensi anemia sebesar 13,2 persen,” ujar Linda.

Sementara itu, Ketua TP.PKK Bukittinggi Fiona Erman Safar, mengatakan program perbaikan gizi masyarakat merupakan program prioritas Pemko Bukittinggi.

“Hal ini tentu didasari oleh masih adanya permasalahan gizi yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Fiona menyebutkan, pencegahan stunting harus dimulai sejak remaja, dimana dipastikan remaja berstatus gizi normal, tidak KEK (Kekurangan Energi Kronis) dan tidak mengalami anemia.

“Karena remaja yang anemia, apabila tidak teratasi, maka dikhawatirkan terbawa hingga masa kehamilan dan dapat mengganggu kesehatan janin sehingga beresiko melahirkan bayi stunting,”katanya.

Sementra itu, Wali Kota Bukittinggi menyampikan, dengan dibentuknya duta cemara di setiap sekolah tingkat SLTP dan SLTA sederajat di Kota Bukittinggi, yang telah dibekali dengan materi edukasi tentang pencegahan dan penanggulangan masalah anemia pada remaja. Diharapkan para duta dapat mengajak teman sebaya untuk dapat melakukan pencegahan anemia sejak dini.

“Sehingga remaja putri bebas dari anemia dan siap menjadi cikal bakal ibu yang akan melahirkan generasi penerus yang tidak stunting dan berkualitas,”pungkas Erman Safar mengakhiri.
(Melita Johan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *