BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

PAD Pemko Bukittinggi 2022 Naik Cukup Signifikan Capai Rp 127 M

BUKITTINGGI – Pemerintah Kota Bukittinggi berhasil meraih Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama tahun 2022 sebesar Rp 127 milyar lebih. Angka yang cukup fantastis untuk Kota Bukittinggi dan menjadi capaian tertinggi selama 10 tahun terakhir.

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan, penekanan yang dilakukan terhadap SKPD penghasil PAD memang dilakukan sejak awal tahun 2022. Setiap lini dikerahkan untuk memaksimalkan PAD, agar dapat dirasakan juga nantinya oleh masyarakat.

“Alhamdulillah semua usaha kita di tahun 2022 menuai hasil positif. PAD kita mencapai angka Rp 127.404.225.105,-. Capaian ini dari data Badan Keuangan, merupakan capaian tertinggi selama 10 tahun terakhir,” ungkap Erman Safar, Rabu (04/01)

Pada tahun 2012 lalu, PAD Bukittinggi berada di angka Rp 45 milyar lebih. Tahun 2013, PAD Bukittinggi naik menjadi Rp 55 milyar lebih. Tahun 2014, PAD Bukittinggi naik jadi Rp 61 milyar lebih. Tahun 2015, naik lagi menjadi Rp 66 milyar lebih. Tahun 2016 PAD terus naik ke angka Rp 71 milyar lebih.

PAD Bukittinggi tahun 2017, melejit ke angka Rp 102 milyar lebih. Tahun 2018, sempat turun menjadi Rp 101 milyar lebih. Tahun 2019 capaian PAD naik Kota Bukittinggi kembali baik ke angka Rp 111 milyar lebih. Namun karena pandemi covid pada tahun 2020, PAD turun ke angka Rp 84 milyar lebih. Tahun 2021 upaya pertumbuhan ekonomi kembali dimaksimalkan sehingga PAD hari berangsur naik ke angka Rp 91 milyar lebih.

“Di tahun 2022, terjadi peningkatan yang signifikan sebesar Rp 36 milyar lebih. Sehingga PAD kita bisa mencapai angka Rp 127 milyar lebih. Kami tentu berikan apresiasi kepada seluruh SKPD, terutama SKPD penghasil PAD, baik dari retribusi, pajak dan pendapatan lainnya. Ini tentu dapat kita tingkatkan ditahun 2023 dan tahun tahun yang akan datang,” pungkas Wako.(MJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *