BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Pemerintah Kota Payakumbuh Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah

Payakumbuh—Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah Via Zoom Meeting yang berlangsung di Aula Randang Lantai 2 Kantor Wali Kota Payakumbuh, Senin(24/10/2022).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Payakumbuh Alex Prawira, Kajari Payakumbuh Suwarsono, Asisten II Elzadaswarman serta Kepala OPD terkait di Lingkungan Pemerintahan Kota Payakumbuh.

Dalam rapat yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dari ruang sidang utama Kemendagri tersebut menyampaikan kepada para kepala daerah di seluruh Indonesia untuk melakukan optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mengendalikan inflasi yang terjadi di daerah.

Mendagri menjelaskan bahwa semua pihak harus bersama-sama melakukan langkah antisipatif dalam menekan dan menangani inflasi. Hal tersebut menjadi instruksi langsung Presiden RI Joko Widodo untuk ditindaklanjuti.

“Pesan kami bagi rekan-rekan di daerah, jadikan isu inflasi ini sebagai isu prioritas sehingga upaya penanganannya pun dilakukan secara matang seperti saat menangani pandemi COVID-19,” Ujar Tito

Tito menyampaikan beberapa point yang jadi pedoman bagi pimpinan di daerah dalam menangani inflasi di wilayah masing-masing, di antaranya mengoptimalisasi TPID dengan rutin menggelar rapat.

“Bagi Kepala Daerah jangan ragu untuk lakukan rapat secara berkala di wilayahnya dengan seluruh stakeholder terkait,” katanya.

Kemudian, mengaktifkan satgas pangan, memastikan BBM subsidi tepat sasaran sampai ke masyarakat yang tidak mampu, gerakkan dan galakkan penghematan energi di daerah. Lalu, massifkan gerakan tanam pangan cepat panen sebagai upaya untuk mencukupi ketersediaan pangan rumah tangga dan mengintensifkan jaring pengaman sosial.

Dikesempatan yang sama, Pj. Wako Rida Ananda mengatakan harga bahan pokok di Kota Payakumbuh sudah mulai stabil. Dimana sebelumnya, harga cabai dan bawang sempat mengalami kenaikan, kini telah stabil.

“Alhamdulillah, harga-harga sudah mulai turun. Pertama yang membuat inflasi paling tinggi itu cabai sama bawang dan saat ini harganya sudah stabil,” kata Rida

“Jika melihat data yang dipaparkan oleh BPS Pusat dan Kemendagri tadi, saya agak terkejut karena angka inflasi di Sumatera Barat masih bergejolak, padahal di Payakumbuh kita sudah stabil dari harga pangan dan komoditi. Kita juga telah melakukan penanaman pangan di lingkungan pemerintah dan rumah masyarakat, serta melakukan pemantauan terhadap kondisi harga pangan di Kota Payakumbuh untuk memastikan harga stabil,” ungkap Rida.

Ia mengatakan, bahwa Pemko Payakumbuh intens melakukan monitoring ketersediaan bahan pokok. Sebab, jika bahan pokok mengalami kelangkaan, maka dapat berdampak pada kenaikan harga.

“Kita bersama dinas terkait selalu monitoring terus untuk menjaga kestabilan harga pangan pokok, Harapan kita memang terkendali, tidak menaikkan inflasi dan harga kembali stabil. Sehingga daya beli masyarakat kembali meningkat,” pungkasnya.(Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *