BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka, Disdik Kolaborasi Dengan Balai Pustaka Jakarta

Payakumbuh–Kurikulum Merdeka Belajar merupakan salah satu program Kemdikbudristek RI, bentuk evaluasi dari Kurikulum 2013. Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

Salah satu kekhasan dari Kurikulum Merdeka ini adalah adanya penguatan karakter Pancasila dalam pembelajaran yang kemudian dituangkan dalam rumusan profil pelajar Pancasila. Laman Kemendikbud RI menyebutkan, Profil pelajar Pancasila memiliki enam ciri utama diantaranya beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif.

Dalam rangka mendukung pelaksanaan serta penguatan implementasi kurikulum merdeka dan profil pelajar pancasila pada satuan pendidikan di Kota Payakumbuh, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh yang bekerja sama dengan Balai Pustaka Jakarta mengadakan kegiatan ” Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila” bagi kepala SD, SMP negeri dan swasta di Kota Payakumbuh. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 19 Oktober 2022 di SKB Payakumbuh.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd didampingi Kabid Dikdas Tavril Samry,S.Pd, Kabid PTK Fiqih Rahmat,SY,S.Kom, Kasi Kurikulum SMP Femiria Sari,SE, Analis Kebijakan Rahmadini,SE,M.Si (Koordinator Data Pendidikan). Narasumber pada kegiatan ini yakni Toni Heryanto dan Andi Yuniarto dari Balai Pustaka Jakarta.

Sambutan Kadisdik Payakumbuh Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd
Dr.Dasril,S.Pd,M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan dalam sambutannya menyampaikan bahwa faktor utama dalam perwujudan IKM (implementasi kurikulum merdeka) yakni antara lain ketersediaan sarana prasarana pendukung belajar , ketersediaan SDM (pendidik), ketersediaan penunjang IKM berupa ketersediaan Chromebook/komputer portable dan buku penunjang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Kemdikbudristek RI baik buku pegangan guru maupun buku siswa.

“Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh akan bekerjasama dengan berbagai penerbit diantaranya dengan penerbit Balai Pustaka Jakarta sebagai penerbit BUMN yang buku-bukunya sangat berkualitas termasuk penyediaan buku sebagai pelaksanaan implementasi kurikulum merdeka serta penerbit swasta lainnya yang masuk melalui e-katalog dan siplah apabila buku yang tersedia sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Kemdikbudristek RI”, tambah kadisdik.

“Sehubungan dengan hal tersebut Balai Pustaka Jakarta siap mensupport dan mendukung Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dalam hal ini sekolah-sekolah dapat memakai buku penunjang pendidikan (buku pegangan guru dan siswa) terbitan Balai Pustaka Jakarta sehingga dapat terwujudnya Profil Pelajar Pancasila dalam menerapkan IKM (implementasi kurikulum merdeka)”,Andi Yuniarto.(Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *