BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

46 Koperasi Di Payakumbuh Diberi Pelatihan Keuangan

Payakumbuh–Sebanyak 46 orang pengurus dan pengawas koperasi yang ada di Kota Payakumbuh, menerima pelatihan perkoperasian dalam penyusunan laporan akuntansi koperasi.

Pelatihan tersebut dilaksanakan di Gedung Pertemuan Diklat Peternakan dan Kesehatan Hewan selama tiga hari kedepan dengan menghadirkan narasumber dari Lembaga Perkoperasian Provinsi Sumatera Barat.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dahler mengatakan, pelatihan ini diberikan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman setiap pengurus dan pengawas dalam pengelolaan keuangan yang bisa dipertanggung jawabkan.

“Sebelumnya kita telah laksanakan juga pelatihan untuk RAT, hari ini untuk penyusunan laporan akuntansi dan akhir Juni nanti akan diberikan pelatihan koperasi berpola syariah,” kata Dahler kepada media, Selasa (14/06).

“Harapannya nanti para peserta bisa menyelesaikan laporan keuangan tepat waktu. Sehingga pelaksanaan RAT dapat terlaksana lebih awal. Karena seperti kita ketahui, laporan keuangan selalu menjadi salah satu kendala terlambatnya RAT,” tukuknya.

Dahler juga menekankan kepada pengurus koperasi di Payakumbuh untuk segera mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB). Hal ini dilakukan demi menuju koperasi sehat, kuat dan moderen di masa yang akan datang.

“Nanti pengurus bisa mengakses situs www.oss.go.id . Dan kedepannya ini akan menjadi syarat utama untuk mendapatkan pembinaan, fasilitas pembiayaan dan pengembangan usaha,” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskan Kabid Koperasi Tegrasia Nita, untuk peserta yang ikut pelatihan merupakan perwakilan dari koperasi yang masih aktif dan telah melaksanakan RAT tahun buku 2021.

“Peserta yang ikut ini telah melalui proses penjaringan dari panitia kegiatan diklat. Kemudian ada dua koperasi yang baru saja terbentu dan perlu untuk diberikan pelatihan pengelolaan keuangan ini,” ucapnya.

“Makanya setelah dilakukan penjaringan tersebut hanya 46 yang lolos,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Dekopinda Kota Payakumbuh Maharnizul menyebut ada lima permasalahan utama yang sering dihadapi oleh koperasi yang ada di Payakumbuh.

Diantaranya: kemampuan intelektual para pengurus yang tidak merata, kejelasan administrasi, kejujuran pengurus dan anggota, kerjasama dan pembagian tugas dan yang paling utama dari sektor permodalan.

“Kita patut bertemiakasih pada Dinas Koperasi dan UKM yang telah memfasilitasi pelatihan perkoperasian ini. Sebab dengan begitu pengurus nantinya akan paham dengan segala permasalahan yang dihadapi dan bisa terselesaikan hendaknya,” jelasnya.

“Mudah-mudahan di tahun ini koperasi di Payakumbuh bisa bangkit kembali dan semakin maju,” pungkasnya. ( Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *