BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Pasar Ternak Kota Payakumbuh Ditutup Sementara, Ada Apa?

Payakumbuh–Pemerintah Kota Payakumbuh terpaksa harus menutup Pasar Ternak Kota Payakumbuh untuk sementara waktu hingga pemberitahuan selanjutnya.

Hal ini disebabkan oleh telah ditemukannya kasus positif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi di Pasar Ternak Palangki, Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatera Barat serta untuk menghindari meluasnya kasus penyakit tersebut.

Wali Kota Riza Falepi mengeluarkan Surat Pemberitahuan Wali Kota Payakumbuh Nomor 579/719/Diperta-Pyk-2022 tentang pemberitahuan penutupan sementara pasar ternak yang berada di Kelurahan Koto Baru Kecamatan Payakumbuh Timur tersebut Berdasarkan Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat Nomor 559/EDIGSB 2022, Tanggal 12 Mei 2022 tentang Pengendalian dan Penanggulangan terhadap Ancaman Masuk dan Menyebarnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ke dalam Wilayah Sumatera Barat.

“Betul, kita menutup sementara Pasar Tetnak untuk menghindari meluasnya kasus penyakit tersebut, untuk sementara waktu Pasar Ternak Kota Payakumbuh terhitung mulai tanggal 15 Mei 2022 diitutup sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut,” kata Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh Depi Sastra didampingi Kabid Pertanian Sujarmen saat diwawancara media, Sabtu (14/5).

Ditambahkan Depi, terkait penutupan sementara pasar ternak Payakumbuh, pihaknya di perintahkan wali kota untuk bekerjasama dengan bantuan polres Payakumbuh dan Pol PP untuk membentuk Gugus tugas penanganan wabah PMK dengan membentuk Unit respon Cepat (URC) dan posko pengendalian dan penangulangan Penyakit mulut dan kuku (PMK) karena indikasi penyakit ternak yang sudah menyebar.

“Untuk melaksanakan pencegahan terhadap sapi yang sudah ada saat ini sebagai stock untuk kita di Payakumbuh dan perlu sosialisasi ke lapangan serta menyemprotkan langsung ke lokasi peternakan sapi H. Endi Dt. Majo Lobiah di Kecamatan Latina. Kita bergerak cepat untuk mengatisipasi agar tidak terjadi penyebaran, karena di sini belum ada vaksin untuk ternak yang terkontaminasi oleh penyakit tersebut serta menugaskan dokter hewan untuk melakukan pengawasan terhadap ternak yang diperjualbelikan di pasar ternak,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Riza Falepi saat ditemui di kediamannya menyampaikan rasa khawatir terhadap penyebaran penyakit menular hewan ternak ini. Dia menghimbau warga Kota Payakunbuh, Luak Limopuluah dan Sumbar agar berhati-hati melakukan penjagaan terhadap hewan ternaknya.

“Jaga hewan ternak kita dari penyakit dan interaksinya dengan hewan lain. Penyakit ini hampir mirip dengan Covid-19, dimana virus menyebar melalui aerosol atau udara. Pastikan konsultasi juga dengan dinas terkait di daerah, sehingga ada jalan keluar. Selamat bekerja selemat berjuang, semoga ternak kita selalu terjaga,” himbau Riza didampingi Kabid Humas Rudi Arnel. ( Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *