BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Pemko Payakumbuh Masih Gratiskan Main Di GOR Tipe B, Akan Duduk Bersama 6 Cabor Terkait Pemanfaatannya

Payakumbuh–Setelah diresmikan Wali Kota Riza Falepi pada 16 Desember 2021 lalu, Gedung Olah Raga (GOR) Tipe B Kota Payakumbuh yang dibangun di tepian Batang Agam mulai dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berolahraga.

Pada prinsipnya GOR ini, ada 6 cabang olahraga (cabor) yang dapat difasilitasi, tetapi untuk saat ini yang bisa difasilitasi atau diprioritaskan untuk dipakai adalah bola basket, volly, bulutangkis dan takraw.

Sementara itu, untuk futsal dan tenis belum bisa difasilitasi mengingat dalam permainan kecepatan bola dan arah yang susah ditebak, dimana pintu dan jendela kaca bagian bawah belum diberi pengaman yang memadai untuk itu.

Kabid Pemuda dan Olahraga Disparpora Kota Payakumbuh saat diwawancara media Selasa (4/1), membenarkan hal tersebut, dirinya berharap masyarakat bisa memaklumi.

“Mohon bersabar para futsal dan tenis mania,” kata Delni.

Delni juga menjelaskan tata cara atau prosedur bagi yang ingin bermain di GOR Tipe B itu. Bagaimanapun untuk mengorder atau memesannya tetap ke pengelola gedung yang telah ditugaskan oleh Disparpora. Namun, sebelumnya dinas Parpora akan melakukan rapat untuk berkoordinasi dengan 6 cabor terkait untuk membicarakan tahapan dan tata cara pemanfaatan.

“Nanti caborlah yang akan memfasilitasi club yang ingin bermain dengan jadwal yang ditetapkan cabor nantinya,” kata Delni.

Kenapa hal ini dilakukan? Delni menegaskan karena GOR Tipe B tak bisa sekaligus dipakai untuk 6 cabor secara bersamaan.

“Dalam waktu 1 minggu bagaimana pemanfaatannya? Itu yang perlu kita bahas dan dudukan bersama, terima kasih,” jelasnya.

Sementara itu, dihubungi terpisah, Wali Kota Riza Falepi mengatakan untuk sementara semua cabor yang difasilitasi belum dipungut bayaran, atau masih digratiskan.

“Pemko akan melakukan kajian terlebih dahulu dan akan ditetapkan dengan peraturan selanjutnya,” kata Riza.

Wali kota dua periode itu juga menghimbau kepada warganya agar menjaga dan mencintai aset yang telah dibangun dengan sepenuh hati, jaga kebersihannya dan jangan sampai disalahgunakan.

“Semoga Kota Payakumbuh siap mencetak atlet yang siap bersaing di kancah nasional dan internasional, itu harapan kita,” harapnya. ( Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *