BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

50 UMKM di Kota Payakumbuh Dilatih Strategi Branding

Payakumbuh — 50 pelaku UMKM se Kota Payakumbuh mengikuti pelatihan strategi branding selama 4 hari di gedung Balai Inseminasi Buatan, 19-22 Juni 2023.

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh itu bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) non fisik peningkatan kapasitas koperasi usaha mikro kecil.

Peserta dari berbagai usaha, seperti fashion, kuliner, dan kerajinan. Sementara itu Narasumber kegiatan ini dihadirkan dari akademisi, BUMD, serta praktisi profesional. Selepas mengikuti kegiatan ini, peserta akan diberikan sertifikat.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh M. Faizal saat dihubungi media, Kamis (22/6), mengatakan strategi branding harus bisa memanfaatkan keunggulan kompetitif perusahaan secara berkelanjutan, mencakup rencana jangka pendek dan jangka panjang. Dengan begitu kontribusi marketing dan branding terhadap tujuan perusahaan bisa diukur dengan tepat.

“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam menganalisis dan memformulasikan strategi pemasaran di lingkungan bisnis yang kompetitif,” ujarnya.

Faizal juga menjelaskan peserta pelatihan diharapkan memahami peran branding di era persaingan bisnis yang makin kompetitif, belajar menganalisis lingkungan internal dan eksternal bisnis, serta belajar menyusun strategi pemasaran jangka pendek dan jangka panjang.

“Kita juga berikan bekal kepada pelaku UMKM bagaimana cara memasarkan produk secara digital melalui materi digital marketing dengan praktisi profesional, sehingga sumber daya manusia UMKM kita semakin mantap menatap masa depan,” ungkapnya didampingi Kabid Koperasi dan UMKM Ade Vianora.

Sementara itu, salah satu peserta Rika pemilik usaha sulaman dan bordir mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat baginya sebagai pelaku usaha, bagaimana membranding usaha di tengah persaingan usaha yang kian terbuka lebar.

“Ini membantu mengingatkan kita tentang apa yang terlupa, ataupun menyempurnakan apa yang masih kurang pada branding produk kita, kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pemko atas kegiatan yang sangat bermanfaat ini,” tuturnya.(Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *