BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

50 UMKM di Kota Payakumbuh Dilatih Strategi Branding

Payakumbuh — 50 pelaku UMKM se Kota Payakumbuh mengikuti pelatihan strategi branding selama 4 hari di gedung Balai Inseminasi Buatan, 19-22 Juni 2023.

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh itu bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) non fisik peningkatan kapasitas koperasi usaha mikro kecil.

Peserta dari berbagai usaha, seperti fashion, kuliner, dan kerajinan. Sementara itu Narasumber kegiatan ini dihadirkan dari akademisi, BUMD, serta praktisi profesional. Selepas mengikuti kegiatan ini, peserta akan diberikan sertifikat.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh M. Faizal saat dihubungi media, Kamis (22/6), mengatakan strategi branding harus bisa memanfaatkan keunggulan kompetitif perusahaan secara berkelanjutan, mencakup rencana jangka pendek dan jangka panjang. Dengan begitu kontribusi marketing dan branding terhadap tujuan perusahaan bisa diukur dengan tepat.

“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam menganalisis dan memformulasikan strategi pemasaran di lingkungan bisnis yang kompetitif,” ujarnya.

Faizal juga menjelaskan peserta pelatihan diharapkan memahami peran branding di era persaingan bisnis yang makin kompetitif, belajar menganalisis lingkungan internal dan eksternal bisnis, serta belajar menyusun strategi pemasaran jangka pendek dan jangka panjang.

“Kita juga berikan bekal kepada pelaku UMKM bagaimana cara memasarkan produk secara digital melalui materi digital marketing dengan praktisi profesional, sehingga sumber daya manusia UMKM kita semakin mantap menatap masa depan,” ungkapnya didampingi Kabid Koperasi dan UMKM Ade Vianora.

Sementara itu, salah satu peserta Rika pemilik usaha sulaman dan bordir mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat baginya sebagai pelaku usaha, bagaimana membranding usaha di tengah persaingan usaha yang kian terbuka lebar.

“Ini membantu mengingatkan kita tentang apa yang terlupa, ataupun menyempurnakan apa yang masih kurang pada branding produk kita, kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pemko atas kegiatan yang sangat bermanfaat ini,” tuturnya.(Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *