BERITA UTAMA

Bintang Utama Bantai KBS di LJP

Teks foto: SSB KBS dibantai SSB Bintang Utama dengan skor 0-6, di lapangan kelurahan Koto Baru, kecamatan Payakumbuh Timur, Jumat...
BERITA UTAMA

Bukti Rasa Syukur, Masyarakat Sijunjung Gelar Tradisi Bakaua Adat di Los Tobek

Sijunjung,Payakumbuhpos - Bakaua Adat adalah sebentuk tradisi yang ada dimasyarakat Minang Kabau, khususnya Kabupaten Sijunjung sebagai bentuk rasa syukur kepada...
BERITA UTAMA

DPD Pappri Sumbar Himpun Dana Bencana Alam Sumatera Barat

Teks foto: Kru Pappri Sumbar ikut sakaki menghimpun pencarian dana bencana alam Sumatera Barat.       Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Pasca...
BERITA UTAMA

Disorot Fraksi Golkar, Habiskan APBD Rp1,5 M, Kini Incinerator Sudah Menjadi Besi Tua

Teks foto: Wirman Putra-Juru Bicara Fraksi Golkar DPRD kota Payakumbuh.       Payakumbuhpos.id | Payakumbuh--- Gaung kasus incinerator di RSUD...
BERITA UTAMA

Lulus di ITB Lewat Jalur Undangan, YB. Dt. Parmato Alam Salurkan Bea Siswa

Teks foto: Yendri Bondra Dt. Parmato Alam salurkan bantuan bea siswa kepada Ranji Andiko yang lulus di ITB Bandung lewat...

181 Laka Lantas di Bukittinggi, Kerugian Rp500juta

BUKITTINGGI – Jumlah kecelakaan lalu lintas selama tahun 2018 di wilayah kerja Polres Bukittinggi mencapai 181 kasus dengan kerugian material hampir Rp500juta lebih.

“Kondisi laka lantas di Bukittinggi selama kurun waktu 2018 masih cukup tinggi yakni mencapai 181 laka lantas,” jelas Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana didampingi Kasat Lantas AKP M. Rizky Cholid,  SIK dan Kassubag Humas Iptu RH Sitinjak kepada Kabarpolisi.com, kemarin.

Akibat kecelakaan itu,  kata Kapolres, sebanyak 39 korban meninggal dunia. Sebanyak 10 orang mengalami luka berat dan 221 orang luka ringan.

Total kerugian materil akibat semua kasus kecelakaan itu, tambah Kapolres Bukittinggi, hampir mencapai Rp500 juta.

Sementara itu selama periode Januari hingga maret 2019, jelas Arly Jembar Jumhana, jumlah laka lintas di wilayah kerjanya sudah mencapai 45 laka lantas.

Dari kasus laka lantas itu,  sebut Arly, mengakibatkan sembilan orang meninggal dan 44 orang luka ringan. Sementara yang mengalami luka berat tidak ada.

“Jumlah kerugian materil akibat kecelakaan selama periode Januari – Maret 2019 adalah kurang dari Rp60juta,” jelas AKBP Arly Jembar Jumhana. (awe)

Sumber kabarpolisi.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *