BERITA UTAMA

Perjuangkan Pemekaran Nagari, Rezka Oktoberia: 71 Miliar untuk Pasaman Barat

LUBUK SIKAPING - Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada Mei 2022 lalu Kementerian Dalam Negeri secara resmi meluncurkan kode wilayah bagi 59...
BERITA UTAMA

Ketua DPW Lapas IIA Bukittinggi Ny.Sri Astuti Marten Pimpin Momen Tabur Bunga di TMP Payakumbuh

PAYAKUMBUH - Paguyuban Ibu-ibu Pemasyarakatan (Pipas) Sumatra Barat (Sumbar) yang tergabung dalam beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) melakukan ziarah dan...
BERITA UTAMA

SMSI Luak 50 Dan SMSI Pekanbaru Bertemu, Silaturahmi Tanpa Batas

Pekan Baru --- Kedatangan pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Luak 50 (Payakumbuh-Limapuluh Kota) ke Bumi Lancang Kuning disambut hangat...
BERITA UTAMA

PAC Pemuda Pancasila Pasar Minggu Berbagi Bingkisan Paket Sembako dan Pengamanan Natal 2022 di Gereja

JAKARTA - Beragam cara umat Kristen (Katolik dan Protestan) merayakan hari Raya Natal yang diperingati setiap tahun di setiap tanggal...
BERITA UTAMA

SLE Peduli, Berikan Bantuan Sembako dan Ikut Mengamankan Natal 2022

JAKARTA - Yayasan Sentosa Laju Energy (SLE) menggandeng Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) dan Lembaga Perekonomian Nahdahtul Ulama (LPNU) Jakarta...

13 Rukun Sholat Yang Wajib Diketahui Seorang Muslim

  • Bagikan
 

“Subhaana robbiyal ‘adziimi wabihamdih”

Artinya: “Maha suci tuhan yang maha agung serta memujilah aku kepadanya.”

Lafal ini dibaca sebanyak 3x.

 

6. Iktidal dan Tuma’ninah

 

Gerakan iktidal berarti menegakkan tubuh kembali setelah rukuk dengan mengangkat kedua tangan setinggi telinga seraya membaca :

سمع الله لمن حمده

 

Sami’allaahu liman hamidah

 

Artinya: “Allah maha mendengar terhadap orang yang memujinya.

 

Lafal gerakan iktidal:

ربنا لك اللحمد ملء السموات وملء الأرض وملء ما شئت من شيء بعد

 

Robbanaa lakal hamdu mil us samawaati wamil ul ardhi wamil u maa syi’ta min syain ba’du.

Artinya: “Ya Allah tuhan kami, bagimu segala puji sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh sesuatu yang engkau kehendaki sesudah itu.”

 

7. Sujud dengan Tuma’ninah

 

Terdapat dua sujud yang dihubungkan dengan duduk diantara dua sujud. Berikut lafal sujud :

سبحان ربي الأعلى وبحمده

Sub haana robbiyal a’la wabihamdih

 

Artinya: “Maha suci tuhan yang maha tinggi serta memujilah aku kepadanya.”

Lafal ini dibaca sebanyak 3x

 

8. Duduk Diantara Dua Sujud

 

Setelah melakukan sujud pertama, maka duduk terlebih dahulu sebelum melakukan sujud kedua. Berikut lafal duduk diantara dua sujud

رب اغفررلي وارحمني واجبرني وارفعني وارزقني واههدني وعافني واعف عني

Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii.

Artinya: “Ya Allah ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku, cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajatku, berilah rizki kepadaku, berilah aku petunjuk, berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku.

 

9. Duduk Tasyahud Akhir

 

 

Dalam rukun sholat duduk tasyahud akhir merupakan gerakan wajib

Terdapat dua tasyahud dalam sholat yang memiliki jumlah rakaat lebih dari dua rakaat. Yang membedakan tasyahud awal dan akhir yaitu, tasyahud awal memiliki bacaan yang lebih pendek dibanding dengan tasyahud akhir

 

Lafal tasyahud awal

 

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِاَ . للَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُح

Attahiyyaatul mubaarokaatush sholawaatuth thoyyibaatu lillaah. Assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu wa rohmatullahi wa barokaatuh. Assalaaamu’alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish shoolihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rosuulullah. Allahumma sholli ‘alaa Muha

 

10. Membaca Lafal Tasyahud Akhir

 

 

Lafal tasyahud akhir sama seperti lafal tasyahud awal namun terdapat penambahan lafal berikut

 

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِ

 

Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa shollaita ‘alaa Ibroohim wa ‘alaa aali Ibroohimm innaka hamiidum majiid. Alloohumma baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa baarokta ‘alaa Ibroohim wa ‘alaa aali Ibroohimm innaka hamiidum majiid

11. Membaca Sholawat

 

Bacaan sholawat ini terdapat pada lafal tasyahud akhir

 

12. Salam

 

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ

 

“Assalaamu alaikum wa rahmatullah”

 

Artinya: “Semoga keselamatan dan rahmat Allah dilimpahkan kepadamu.”

 

13. Tertib 

 

Maksud dari tertib pada rukun sholat berarti melakukan segala rukun sholat dengan teratur dan tidak ada yang terlewatkan.

Bacaan sholat wajib diatas harus selalu kamu baca setiap sholat, karena apabila kamu melewatkan salah satu rukun sholat dan bacaannya, maka sholat yang kamu lakukan akan terhitung tidak sah.

Setelah selesai melakukan sholat hendaknya berdzikir kepada Allah Subhanahu Wata’ala terlebih dahulu sebelum meninggalkan tempat sholat.

 

Source : Kumparan

 

Editor : Abil Muhari

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.