BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Sekolah Keluarga Gemilang di Ikuti 72 Perserta Siap Diwisuda Tahun 2025 

Sekolah Keluarga Gemilang di Ikuti 72 Perserta Siap Diwisuda Tahun 2025 

 

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id, — Pemerintah Kota Bukittinggi gelar Wisuda Sekolah Keluarga Gemilang Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Tri Arga, Kamis (17/12).

 

Plt. Kepala Dinas P3APPKB Kota Bukittinggi, Robby Novaldi, menyampaikan, pelaksanaan Wisuda Sekolah Keluarga Gemilang Tahun 2025 merupakan rangkaian akhir dari proses pembelajaran yang telah diikuti oleh 72 peserta.

 

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memberikan apresiasi dan pengakuan kepada orang tua yang berkomitmen mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran sebagai upaya peningkatan kapasitas keluarga dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas.

 

“Sekolah Keluarga Gemilang tahun 2025 diikuti 72 peserta yang mengikuti pembelajaran sebanyak 24 jam pelajaran dan dilaksanakan di masing -masing kecamatan,” katanya.

 

Ketua TP PKK Kota Bukittinggi, Ny. Yesi Endriani Ramlan selaku inisiator Sekolah Keluarga Kota Bukittinggi, menjelaskan, Sekolah Keluarga ini dimulai sejak 2018 dan terus bertransformasi hingga lahirnya Sekolah Keluarga Gemilang pada 2025. Program ini berangkat dari keprihatinan atas berbagai persoalan sosial yang berawal dari kehidupan keluarga, di mana keluarga yang sehat mampu membentuk individu berperan positif di masyarakat.

 

“Atas dasar kondisi tersebut, kami bersama Pemerintah Kota Bukittinggi menghadirkan Sekolah Keluarga sebagai upaya penguatan peran keluarga. Program ini membekali keluarga dengan kemampuan pengasuhan dan komunikasi berbasis delapan fungsi keluarga, sehingga orang tua mampu menjadi pendidik utama dan para peserta diharapkan tumbuh sebagai panutan serta agen perubahan di lingkungan masing-masing, demi mendukung terwujudnya Generasi Emas 2045,” ungkapnya.

 

Ny. Yesi Endriani Ramlan berharap, alumni Sekolah Keluarga Gemilang mampu menerapkan ilmu yang diperoleh, berperan aktif di lingkungan masing-masing, serta menjadi teladan dalam membangun keluarga yang tangguh dan sejahtera demi terwujudnya Generasi Emas 2045.

 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, Sekolah Keluarga Gemilang merupakan program unggulan Pemerintah Kota Bukittinggi dalam mewujudkan Bukittinggi Gemilang, Berkeadilan dan berbudaya.

 

“Sekolah Keluarga Gemilang hadir untuk memberikan bekal ilmu dan keterampilan berumah tangga, mulai dari pengasuhan anak, pemenuhan gizi, hingga pengelolaan keuangan. Kami berharap lulusan Tahun 2025 mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh, menjadi agen perubahan bagi keluarga masing-masing, dan teladan dalam membangun ketahanan keluarga yang adaptif terhadap perubahan zaman,” ujarnya.

 

Wawako menambahkan, Sekolah Keluarga Gemilang adalah yang pertama dan menjadi percontohan di Indonesia. Meskipun pemerintah pusat baru merumuskan Akademi Keluarga, Kota Bukittinggi telah melaksanakan program ini selama tujuh tahun.

 

“Kami atas nama Pemko Bukittinggi mengapresiasi inisiator dan seluruh pihak yang mendukung keberhasilan program ini, serta berharap Kota Bukittinggi dapat menjadi percontohan bagi daerah lain,” harapnya.

 

Program ini menjadi komitmen bersama untuk menciptakan keluarga berkualitas sebagai fondasi pembentukan sumber daya manusia yang cerdas, sehat, berakhlak dan berdaya saing, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *