BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Sabana Coffee, Kopi Ala Cafe di Atas Mobil yang Berani Bersaing dengan Cafe Mewah di Kota Bandung.

Bandung—Di tengah menjamurnya Cafe-Cafe mewah di Kota Bandung, sebuah UMKM kopi justru hadir dengan konsep sederhana namun berani menawarkan kualitas rasa yang tak kalah bersaing. Sabana Coffee, kedai kopi ala Cafe yang beroperasi dari atas mobil di Jl. H. Kurdi No. 87, Bandung, membuktikan bahwa kenikmatan kopi tidak selalu harus datang dari tempat yang besar dan mahal, Buka dari jam 10 Pagi Sampai jam 6 Petang.

Mengusung konsep Cafe berjalan, Sabana Coffee menyajikan cita rasa kopi yang autentik dengan harga menengah yang ramah di kantong. Mulai dari Es Kopi Susu hingga berbagai varian rasa seperti gula aren, hazelnut, caramel, dan butterscotch, seluruh menu diracik dengan resep khusus yang mengutamakan keseimbangan rasa, aroma, dan tekstur.

Pemilik Sabana Coffee, Afridi Ade Putra, mengungkapkan bahwa setiap racikan kopi dibuat dengan standar cafe profesional. Mulai dari pemilihan biji kopi, takaran bahan, hingga teknik penyajian, semuanya dirancang agar menghasilkan rasa yang konsisten dan berbeda dari kopi pada umumnya.

“Kami ingin menghadirkan kopi dengan rasa yang jujur dan berkualitas. Walaupun hanya di atas mobil, kami berani bersaing dengan cafe yang lebih mewah karena kami fokus pada resep, kebersihan, dan kerapian dalam penyajian,” ujar Ade

Keunikan Sabana Coffee terletak pada karakter rasa yang lebih ringan namun tetap bold, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Perpaduan kopi dan susu terasa seimbang, tidak terlalu manis, serta meninggalkan aftertaste yang nyaman. Hal inilah yang membuat Sabana Coffee mulai dikenal dan diterima oleh para penikmat kopi di sekitar lokasi.

Dengan harga mulai dari Rp8.000, Sabana Coffee menjadi bukti bahwa UMKM mampu menghadirkan produk berkualitas tinggi tanpa harus membebani konsumen. Konsep sederhana, rasa yang berbeda, serta penyajian yang rapi dan profesional menjadi kekuatan utama Sabana Coffee dalam menghadapi persaingan industri kopi di Bandung.

Kehadiran Sabana Coffee tidak hanya menawarkan secangkir kopi, tetapi juga cerita tentang semangat, konsistensi, dan keberanian pelaku UMKM untuk tampil percaya diri di tengah persaingan cafe modern.

(FajriHR).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *