BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Warga Limapuluh Kota Dihukum Push Up

Limapuluh Kota — Sosialisasi pakai masker di Kabupaten Limapuluh Kota, terus digencarkan. Kali ini, warga yang tidak mengenakan masker di luar rumah akan dicatat juga dihukum untuk melakukan push up di tempat.

“Hukuman push up ini sebagai sebagai bentuk pembinaan bagi yang masyarakat terutama muda-muda. Tujuannya agar mereka selalu mengenakan masker di luar rumah dan dijalan,” jelas Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi, saat memantau Sosialisasi sekaligus razia masker di jalan Pakan Rabaa, Koto Tangah Simalanggang, Senin (14/09).

Irfendi Arbi menyebutkan, mereka yang kedapatan tidak mengenakan masker, kebanyakan memang yang masih muda-muda. “Mereka mungkin kalau terjangkit Covid 19, hanya bisa hanya sekadar OTG (Orang Tanpa Gejala). Tapi kalau sampai terjangkit, penyakit mereka bisa menular pada orang-orang tua mereka yang mungkin tidak terlalu sehat,” katanya.

“Untuk itu, petugas Satpol PP, Dishub dan Polri yang melakukan razia, memberikan hukuman tambahan bagi anak-anak muda yang masih tidak mengenakan masker saat berkendara atau berada di luar rumah. Selain memberikan hukuman push up, juga mengisi buku daftar tanda pernah melakukan pelanggaran tidak pakai masker,” jelas Irfendi Arbi.

“Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota saat ini gencar melakukan sosialisasi tentang Pencegahan dan Penanggulangan wabah Covid-19 seperti sekarang, seluruh warga yang berada di luar rumah wajib mengenakan masker,” lanjut Irfendi Arbi.

Sementara Camat Kecamatan Payakumbuh Rizky yang turut mendampingi menyebutkan, dalam pelaksanaan sosialisasi sekaligus razia tersebut, masih banyak warga masyarakatnya tidak memakai masker. Ini terlihat ketika pelaksanaan razia di jalan, yang paling banyak bagi yang muda mudi. (Benpi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *