BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

DPRD Payakumbuh Siap Dukung Kepala Daerah Tangani Covid-19 Berapapun Anggarannya

Payakumbuh — Seluruh Anggota DPRD Kota Payakumbuh menanggapi kasus Covid-19 yang sudah mulai mewabah di Sumatera Barat, hari ini Jumat (27/3) terhitung sudah ada 6 warga Sumbar yang positif.

Pimpinan DPRD sudah melaksanakan Rapat terbatas dengan Ketua Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dan Ketua Fraksi. Dalam rapat itu hadir Wulan Denura, Aprizal, Sri joko Purwanto, YB Dt Parmato Alam, Maharnizul, Ahmad Zifal, Ismet Harius, Opet Nawati, dan Ahmad Rida.

Wakil Ketua DPRD Wulan Denura menyebut DPRD sepakat mendukung program Pemko untuk menanggulangi Covid-19, dimana telah merencanakan pergeseran anggaran sekitar Rp. 5 miliar.

“Kita akan segera rapat kerja dengan OPD terkait, jika anggaran mencukupi atau kurang, kami sepakat menambahnya, besok kami akan Rapat Komisi A dengan camat, Komisi B dengan badan keuangan dan Bank Nagari, serta Komisi C dengan dinas kesehatan, RSUD, dan kepala puskesmas, kami ingin tahu kondisi terkini wabah covid-19 di Payakumbuh dan Sumbar,” kata Wulan Denura

Sementara itu, Ahmad Zifal dari Partai PPP menyebut kondisi 3 hari terakhir untuk Sumbar memang sangat signifikan, sebelumnya Sumbar termasuk 14 daerah yang tidak terkontaminasi Covid-19.
Pada rapat sebelumnya DPRD juga sudah menunda beberapa kegiatan dewan, termasuk perjalanan dinas dan reses yang melibatkan banyak orang.

Ahmad Zifal mengatakan DPRD mengambil langkah dengan mendukung surat edaran dan himbauan wali kota, mulai dari aturan shalat berjamaah dan hal-hal bersifat umum. Sementara untuk pola penanganan wabah Covid-19 di DPRD sangat mendukung pemko sepenuhnya.

“Dari masukan-masukan, kami mendapat informasi dari warga dan tenaga medis kepada personal di DPRD, lalu kami mengadakan rapat terbatas hari ini, kami siap menindaklanjuti untuk setuju melakukan pergeseran anggaran, karena keluhan instansi, terkhusus Alat Pelindung Diri (APD) yang menjadi keluhan secara terperinci, berapapun anggarannya yang dibutuhkan akan kami setujui,” kata Ahmad Zifal.

Sementara itu, Ahmad Rida Ketua Bamus DPRD sudah memutuskan untuk perjalanan dinas ditahan, reses dan hearing juga ditunda. Bila kondisi ini berlanjut, memang masyarakat sangat membutuhkan reses, maka akan jadwalkan reses dalam rapat selanjutnya.

“Kami siap mendukung pemko memutus perkembangan Covid-19. Ada peluang anggaran yang bisa dialihkan maka kami nanti akan berkoordinasi agar apapun kebijakan anggara ini sampai kepada target yang diinginkan, efektif dan efisien sesuai porsinya. Apapun perkembangannya DPRD mengikuti dinamika yang ada. Kebijakan dan langkah sesuai situasi yang berkembang kedepan. Kalau kondisi memburuk, kita mengedepankan support kepada kepala daerah, berapapun anggaran yang dibutuhkan,” kata Ahmad Rida yang juga Bendahara DPC Nasdem Payakumbuh.

DPRD juga tidak ingin ada gorengan politik dalam situasi genting saat ini, agar tidak menjadi opini buruk masyarakat, maka DPRD bergerak secara lembaga, bukan bekerja secara partai atau perorangan.

“Lembaga DPRD siap bergerak bersama pemko untuk menangani Covid-19, kalau anggarannya kurang, kita tambah,” kata Ahmad Rida.

Karena ditunda, maka rapat bamus DPRD direncanakan akan digelar pada 2 April 2020 mendatang. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *