BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Damkar Payakumhuh Juara 3 Skill Competition Se Sumatra Barat

Payakumbuh — Tim Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh meraih juara 3 dalam Lomba Skill Kompetisi Pemadam Kebakaran kategori Fire Ground (penanganan kebakaran kelas B, kebakaran bahan bakar cair dan gas) tingkat Provinsi Sumatra Barat dalam rangka HUT Damkar ke 101, pada tanggal 9-10 Maret 2020, bertempat di Halaman Bakaikota Aia Pacah Padang.

Ajang itu diikuti oleh 16 kabupaten dan kota di Sumbar dan dari Payakumbuh mengutus anggta sebanyak 13 orang petugas, termasuk Kasi Pencegahan dan Operasi Kebakaran Ahdion.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Devitra menyebut kemampuan petugas Damkar Kota Payakumbuh sudah cukup baik. Dirinya berharap semoga kemampuan ini dibarengi dan dimotivasi dengan peningkatan kesejahteraan personil karena resiko petugas damkar ini adalah nyawa.

“Sebagaimana mottonya “PANTANG PULANG SEBELUM API PADAM WALAUPUN NYAWA TARUHANNYA”, disamping itu perlu juga untuk penambahan sarana dan prasarana karena tugas Damkar bukan hanya pemadaman api tapi juga penyelamatan (resque),” harap Devitra.

Dijelaskannya, skill ditentukan oleh diklat yang pernah dilaksanakan dan jam terbang personil.

“Alhamdulillah personil kita 80 persen sudah mengikuti dan lulus diklat pemadam, di samping itu, baru-baru ini terjadi kebakaran di rumah warga Kelurahan Padang Tangah Payobadar dan di Kelurahan Koto Tangah, berkat kesigapan petugas kita api berhasil cepat dipadamkan,” ungkap Devitra.(Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *