BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...
WISATA  

Tanggapan Tujuh Fraksi DPRD Pada Nota Keuangan RAPBD Tahun 2026 Payakumbuh

PAYAKUMBUH -Tujuh fraksi di DPRD Kota Payakumbuh sampaikan tanggapan terhadap Nota Keuangan Wali Kota Payakumbuh tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna di ruang sidang DPRD setempat, Selasa (11/11/2025).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra dan dihadiri para wakil ketua, anggota dewan, serta jajaran Pemerintah Kota Payakumbuh.

Wirman mengatakan, penyusunan RAPBD 2026 dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi fiskal nasional yang tengah mengalami penyesuaian, termasuk penurunan dana transfer dari pemerintah pusat.

“Tahun ini menjadi momen penting bagi Kota Payakumbuh untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dalam mencapai tujuan pembangunan daerah,” kata Wirman.

Dalam pandangan umum fraksi, Fraksi Partai Golkar menilai pelaksanaan Car Free Day menimbulkan keresahan bagi pelaku UMKM karena mengganggu akses menuju lokasi kegiatan.

Fraksi ini juga meminta agar kegiatan tersebut dievaluasi dan dipindahkan ke kawasan Jalan Soekarno–Hatta.

Selain itu, Fraksi Golkar menyoroti menjamurnya tempat biliar dan kafe yang beroperasi 24 jam, serta meminta penertiban demi menjaga citra Payakumbuh sebagai kota berakhlak dan berbudaya.

Fraksi Partai NasDem menyoroti ketidakteraturan pungutan retribusi di Pasar Ibuh. Sebagian pedagang, kata mereka, menerima karcis resmi, sementara sebagian lainnya tidak. NasDem meminta Pemko melakukan penertiban agar sistem pemungutan lebih transparan dan akuntabel.

Fraksi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) mendorong keseimbangan antara pendapatan dan belanja daerah agar program prioritas dapat berjalan efektif. KIR juga mendukung program pemberdayaan masyarakat dan pelatihan ekonomi produktif.

Sementara itu, Fraksi PKS menyoroti meningkatnya kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, dan perilaku menyimpang di tengah masyarakat.

Fraksi PKS juga meminta perhatian pemerintah terhadap revitalisasi objek wisata Ngalau Indah agar kembali aktif dan menarik pengunjung.

Fraksi Partai Demokrat menekankan pentingnya menjaga kualitas pelayanan publik, terutama dalam layanan BPJS Kesehatan. Menurut mereka, pemerintah daerah perlu memastikan agar masyarakat tetap mendapatkan akses pelayanan yang layak meskipun terjadi penurunan dana transfer pusat.

Fraksi PAN menyampaikan dukungan terhadap langkah digitalisasi layanan pajak dan retribusi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

PAN juga menyoroti perlunya peningkatan pelayanan di RSUD Adnaan WD dan pemberian beasiswa vokasi bagi pelajar kurang mampu.

Adapun Fraksi PPP mendorong pemerintah melakukan efisiensi anggaran dengan melelang kendaraan dinas yang tidak termanfaatkan, mempercepat pembangunan kembali Pasar Payakumbuh pascakebakaran, dan memastikan pembayaran insentif bagi RT/RW, guru TPA, guru PAUD, dan gharim.

Menanggapi pandangan umum fraksi, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengatakan, seluruh masukan akan dikaji dan dijawab secara resmi pada rapat paripurna berikutnya.

“Kami menghargai seluruh pandangan dan masukan dari fraksi-fraksi DPRD. Semuanya akan kami pelajari dengan cermat dan dijawab secara resmi pada rapat paripurna selanjutnya,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *