BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Capaska Bukittinggi 2024 Ikuti Pemusatan Latihan di Desa Bahagia

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-– Sebanyak 54 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Merah Putih Kota Bukittinggi tahun 2024, masuki tahapan pemusatan latihan di “desa bahagia”. Kegiatan tantingan tahun ini, dilaksanakan di Hotel Dymens, Jumat, (09/08).

Wali Kota Bukittinggi, melalui Sekda, Martias Wanto, menyampaikan, serangkaian kegiatan persiapan pengibaran bendera pusaka 2024, terus berjalan. Beberapa kegiatan sudah dilaksanakan, mulai dari seleksi, hingga saat ini masuk tahapan tantingan.

“Mereka yang teripilih merupakan yang terbaik dari yang terbaik. Hari ini mereka akan ikuti latihan serius selama 10 hari kedepan, meningkatkan disiplin. Dalam tantingan ini, Capaska dilatih percaya diri, mencintai bendera, wawasan nusantara dan bagaimana menjadi contoh yang baik bagi teman temannya. Kita juga melatih diri mereka untuk menjadi seorang yang mandiri dan tanggung jawab. Latihan fisik tetap, tapi lebih kepada bagaimana cara mengatasi dan menempatkan diri di lingkungan. Intinya, bagaimana mereka dituntut untuk mandiri, berkarakter, beradab dan berakhlak,” jelasnya.

Sekda meminta para capaska, untuk dapst mengikuti semua arahan dan petunjuk pelatih, agar dapat mengemban tugas kenegaraan di Kota Bukittinggi, yang pernah menjadi Ibukota negara Indonesia. “Terima kasih pada para pelatih dan seluruh pihak yang terlibat,” harapnya.

Ketua PPI Bukittinggi melalui Wakil Ketua, Riki JP menjelaskan, ada beberapa perbedaan prosesi dan tahapan pengibaran bendera merah putih dalam rangka HUT RI sejak dua tahun terakhir. Dimana, sesuai rekomendasi BPIP bendera pusaka langsung dijemput pemerintah kabupaten kota seluruh Indonesia.

“Namun, untuk Kota Bukittinggi tetap istimewa, karena akan mengibarkan bendera pusaka yang dikawinkan dengan bendera pusaka yang dijahit langsung oleh Ibu Fatmawati,” jelasnya.

Selanjutnya, pada prosesi tantingan tahun ini, juga sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Dimana, para orang tua mendapatkan bendera untuk dikibarkan di rumah masing masing dan difasilitasi oleh BPIP pusat.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *