BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Jalan Provinsi dan Jalan Kabupaten di Agam Banyak yang Rusak

Lubuk Basung, Payakumbuhpos.id – Terkait kondisi jalan provinsi dan jalan kabupaten di Agam yang rusak dan banyak berlombang dikeluhkan masyarakat dan pengguna jalan. Hendrik salah seorang aktivis sosial, di Kabupaten Agam, mengatakan, seiring berjalannya waktu, sekarang sudah sampai di penghujung masa jabatan Gubernur Sumbar dan Bupati Agam. Infrastruktur di Agam masih seperti itu ke itu juga, (jalan ditempat) jangankan kemajuan, malah sebaliknya Kabupaten Agam semakin mundur dari segala hal.

“Sudah berapa periode bupati silih berganti, pelebaran ruas jalan provinsi dari Simpang Gudang Manggopoh,.Kecamatan Lubuk basung ke Simpang Padang Lua Kecamatan Banuhampu tak kunjung selesai,” keluhnya kepada wartawan

Berdasarkan pantauan awak media dilapangan kondisi jalan tersebut malah semakin parah dengan julukan sejuta lobang dan lebar jalan yang sempit. ini salah satu jalan provinsi di Sumatera Barat yang berjuluk, “jalan sejuta lobang.”

“Ditambah lagi pengalihan arus lalu lintas Bukittinggi – Padang via Malalak, akibat rusaknya Jalan Bukittinggi- Padang via Lembah Anai akibat bencana, lengkap sudah derita Kabupaten Agam,” pungkas Hendrik

Saat awak media meminta tanggapan dari salah seorang masyarakat di Kecamatan Ampek Koto, Minggu 7 Juli, yang jati dirinya enggan disebutkan, mengatakan, sebelum pengalihan arus lalu lintas Bukittinggi- Padang via Malalak. Kami sudah enggan berpergian ke Lubuk Basung karena kondisi jalan banyak lobang, ditambah kondisi sekarang ini jalan semakin parah serta macet yang berjam jam.

“Mumpung sekarang Pilkada sudah dekat, kami berharap nantinya gubernur dan bupati terpilih mampu melakukan lobi-lobi ke provinsi maupun ke pusat untuk kemajuan Provinsi Sumbar dan Kabupaten Agam ke depan, terutama penyelesaian Jalan Simpang Gudang Manggopoh sampai ke Simpang Padang Lua, demi kemajuan Kabupaten Agam kedepannya,” ujarnya

Ditempat terpisah awak media juga meminta tanggapan dari ketua LSM Garuda Nasional Indonesia selaku sosial kontrol ditengah tengah masyarakat, bapak Bj Rahmat mengatakan, senada dan seirama dengan pendapat masyarakat.

“Mumpung sekarang Pilkada sudah dekat kita berharap nantinya bupati terpilih mampu melakukan lobi-lobi ke provinsi maupun ke pusat untuk kemajuan Kabupaten Agam ke depan, terutama penyelesaian Jalan Simpang Gudang Manggopoh sampai ke Simpang Padang Lua, semua ini demi kemajuan Kabupaten Agam kedepannya, bukan sosok bupati dengan segudang janji-janji,” ungkapnya.
(Wandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *