BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Sekda Dafrul Pasi : Perencanaan Anggaran Tidak Bisa Lahir Di Tengah Jalan

Payakumbuh-Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Dafrul Pasi menjadi pembina apel pagi yang menjadi rutinitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman kantor wali kota Payakumbuh, Senin (15/5).

Dalam amanatnya, Asisten I Setdako tersebut meminta OPD menindaklanjuti pelaksanaan asistensi pergeseran anggaran, disegerakan untuk ditindak lanjuti karena berdampak pada pencairan anggaran dan korelasinya dengan serapan anggaran.

“Kita mengejar target serapan anggaran, karena pada triwulan pertama ini baru 18,6 persen, targetnya kita minimal 20 persen. Saat ini juga adanya perubahan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) menjadi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD),” ujarnya.

Dafrul juga berharap kedepan agar jajaran tidak lagi ragu dengan pelaksanaan anggaran, karena ada ketentuan yang perlu ditindaklanjuti, maksimalkan apa yang direncanakan, dan selalu belajar untuk lebih sempurna bekerja dalam pelaksanaan anggaran, sehingga pergeseran anggaran yang dilakukan benar-benar urgent.

“Prediksi harus maksimal, sehingga di pergeseran kita betul-betul mengeksekusi kegiatan yang mendesak. Perencanaan anggaran tidak bisa lahir di tengah jalan, karena sudah ada sistem yang mengatur,” pungkasnya. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *