BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

BAHAS KERJA SAMA DENGAN PT.BIO CYCLE, PEMKAB LIMAPULUH KOTA TERIMA KUNJUNGAN PEMKAB MAGETAN

LIMAPULUH KOTA–Oktober lalu, bersama sejumlah Kepala Perangkat Daerah kami telah menyimak presentasi dan menyaksikan langsung proses produksi Maggot di PT. Bio Cycle Indonesia. Industri Maggot menjadi salah satu upaya strategis Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota untuk mengakselerasi pengurangan tumpukan sampah yang dihasilkan setiap harinya, hal ini juga sejalan dengan inovasi Mahkota Berlian (Limapuluh Kota Bersih Lingkungan) yang diluncurkan di awal tahun 2022 lalu. Demikian sambutan Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt.Bandaro Rajo ketika menerima kunjungan Pemerintah Kabupaten Magetan yang dipimpin langsung oleh Bupati Supratowo dengan tujuan untuk membahas rencana kerja sama kedua daerah dalam hal pengelolaan sampah organik berbasis Maggot dengan PT.Bio Cycle. Pembahasan kerja sama kedua daerah turut dihadiri sejumlah Kepala Perangkat Daerah dari masing-masing Kabupaten.

“Selamat datang dan Terima kasih atas dipilihnya Kabupaten Limapuluh Kota sebagai tujuan kunjungan pada kesempatan ini. Merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi kami untuk dapat menerima kunjungan Pemerintah Kabupaten Magetan. Semoga selain menjadi ajang silaturahmi antara Pemerintah Daerah, kedepan diharapkan akan terjalin sinergitas serta kerja sama yang berkelanjutan antara seluruh pihak yang terkait dalam kegiatan ini juga masyarakat dari kedua daerah”, terang Bupati Safaruddin. Dalam kesempatan ini, Bupati Safaruddin menyampaikan secara singkat gambaran umum Kabupaten Limapuluh Kota.

“Terkait pengelolaan sampah, dapat kami sampaikan bahwasanya dalam upaya menekan dampak jangka panjang yang diakibatkan oleh sampah, saat ini Pemkab Limapuluh Kota akan meneken MoU dengan Bio Cycle,”ujar Bupati Safaruddin. Kemudian Ia menjelaskan, dalam menangani permasalahan sampah tidak dapat dilakukan secara sepihak, melainkan harus dilaksanakan lewat kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak. Kemudian dikatakan Bupati Safaruddin, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumbar dan Riau, dan pada tahun ini kerja sama tersebut dapat diwujudkan dengan pembangunan pabrik Maggot. Ia juga menjelaskan, Pemerintah Kabupaten telah mengalokasikan lahan pembangunan pabrik, setelah kunjungan ini, Pemkab Limapuluh Kota hari ini juga akan menandatangani MoU dengan PT.Bio Cycle guna akselerasi program pengelolaan sampah di Limapuluh Kota.

Sementara itu, Bupati Magetan, Supratowo menjelaskan kunjungan Pemerintah Kabupaten Magetan ke Limapuluh Kota bertujuan untuk studi komparatif tentang kerja sama yang akan dilakukan antara Pemkab Limapuluh Kota dengan Bio Cycle. “Hal ini dirasa sangat penting, kemaren kami juga baru berkunjung ke Pabrik Bio Cycle di Tapung, Kampar. Dengan berkunjung ke Kabupaten Limapuluh Kota, kami harapkan dapat mengetahui skema perjanjian yang akan diterapkan kedua belah pihak sehingga jadi bahan acuan dalam perjanjian Pemkab Magetan dengan Bio Cycle nantinya,” ulas Bupati Supratowo. Kemudian Supratowo turut menjelaskan, kerja sama yang akan dijalin dengan Bio Cycle dinilai strategis dalam mengelola sampah Kabupaten Magetan yang saat ini mencapai 267 ton perhari. Selanjutnya, Ia berharap koordinasi yang dilakukan kedua daerah dengan Bio Cycle dapat diwujudkan secepatnya agar permasalahan sampah di kedua kabupaten dapat teratasi.(BENPI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *