BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....

Tekan Inflasi, Wako Rida Ananda Gotong Royong Tanam Cabe Sayur Dan Buah Bersama Warga Koto Panjang Padang Latina

Payakumbuh — Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda bergotong royong dengan masyarakar Koto Panjang Padang, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, Jumat (11/11).

Giat menanam guna menekan inflasi itu turut dihadiri Camat Latina Diki Engla Mardianto, lurah, KWT, RT, RW, Bhabinkamtibmas, Babinsa, LPM, dan tokoh masyarakat setempat.

Rida Ananda sangat mengapresiasi semangat masyarakat dalam mengendalikan inflasi dengan melakukan aksi pemanfaatan lahan tidur untuk ditanami dengan tanaman kebutuhan pokok. Hal ini, menurut Rida adalah langkah untuk menyongsong tantangan kedepan mengingat kenaikan harga BBM memperngaruhi harga kebutuhan pokok.

“Inflasi terjadi karena harga terlalu tinggi, kita juga tidak ingin harga jual terlalu murah. Maka ini perlu dikendalikan, kami selaku wali kota mengapresiasi semangat warga yang mau seayun langkah dengan kami,” kata Rida.

Sementara itu, Camat Latina Diki Engla mengatakan masyarakat Koto Panjang Padang memanfaatkan lahan kosong, sepanjang jalan dibuat kebun percontohan dan ditanami dengan cabe, bawang, buah, dan sayuran.

“Saat ini yang ditanam adalah bibit dari swadaya masyarakat. Kedepan kita akan bantu juga dari bibit dan pupuk dari OPD terkait,” ujar Camat. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *