BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Tiga Permasalahan di Kota Padang Perlu Dapat Perhatian Serius

PADANG – Seharusnya permasalahan yang masih ada perlu mendapat perhatian serius dan segera dituntaslkan, seperti pendidikan, kesehatan, pelayanan publik dan yang laiinya.

Menurut Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani, di Padang, (16/2), pimpinan kota bersama jajarannya harus bergerak cepat. Sehingga berbagai permasalahan yang masih ada bisa. dituntaskan.

Ia menyebutkan, program wajib belajar perlu dipacu lagi. Tentu harus disiapkan sarana prasarana yang masih minim, seperti lokal belajar untuk tingkat SD dan SLTP sekitar empat ratus enam puluhan lokal. Juga kebutuhan riil sekolah, baik untuk anak didik dan fasilitas lainnya. Begitu juga halnya untuk MAN dan SLTA. kita minimal ikut memproses pengadaan lahan. Karena anak anak yang usia sekolah masih besar.

Begitu juga sektor kesehatan. Dari 24 Puskesmas yang ada di Padang, lima puluh persen status lahannya belum bersetifikat. Tentu. Kita terkendala dalam upaya peningkatan fasilitas kesehatan, plus pelayanan. Juga kita harusnya sudah memprogram ambulace gratis, jemput antar warga berobst ke Puskesmas dan lainnya. Ini perlu.menjad perhatian serius kepala daerah dan jajarannya.

Menyangkut pelayanan publik ini perlu dipacu lagi. Bagaimana masyarakat betul betul mendapatkan pelayanan baik diseluruh sarana pelayanan.

Di Padang menurut data terakhir yang didapat Syafrial Kani masih banyak keluarga yang rapuh, sikitar dua ribuan pasangan cerai resmi, belum lagi yang tidak resmi. Adanya/ banyaknya LGBT yang mengancam, Narkoba dan kenakalan remaja lainnya. Hal ini harus mendapat perhatian serius.

Kita berharap semua permasalahan yang masih ada tersebut tentu harus diprioritaskan, tegasnya. (richard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *