Serap Aspirasi Petani Tigo Koto Dibaruah, Hj. Aida Soroti Persoalan Irigasi.
Payakumbuh—Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Partai Demokrat periode 2024–2029, Hj. Aida, S.H., melakukan kunjungan silaturahmi ke sejumlah kelompok tani dan jemaah Yasin di Kelurahan Tigo Koto Dibaruah, Kecamatan Payakumbuh Utara, Jumat (26/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Nankodok ini dimanfaatkan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, khususnya petani.
Dalam pertemuan tersebut, Hj. Aida berdialog bersama Kelompok Tani Alang Laweh, Kosiak Barokah, dan Sintuar. Hadir pula para ketua kelompok tani, di antaranya Samsawir selaku Ketua Kelompok Tani Alang Laweh Nankodok serta Itok selaku Ketua Kelompok Tani Kosiak Barokah Payolinyam.
Hj. Aida menyampaikan bahwa sektor pertanian masih dihadapkan pada berbagai persoalan mendasar, terutama terkait ketersediaan irigasi dan pemerataan bantuan. Menurutnya, organisasi kelompok tani memiliki peran penting dalam menyampaikan kebutuhan dan permasalahan petani kepada pemerintah.
“Persoalan irigasi dan bantuan pertanian masih sering disampaikan oleh petani. Sebagai wakil rakyat, kami berkewajiban menyerap dan memperjuangkan aspirasi tersebut, sejalan dengan program swasembada pangan yang menjadi prioritas nasional,” ujar Hj. Aida.
Ia menambahkan, keberhasilan program pertanian tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif petani dalam mengawal dan mengawasi pelaksanaannya di lapangan.
Ketua Kelompok Tani Alang Laweh, Samsawir, mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan Hj. Aida yang dinilai membawa harapan baru bagi kelompok tani. Ia berharap perhatian dan pendampingan terhadap petani dapat terus berlanjut demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kehadiran Hj. Aida sangat berarti bagi kami. Kami berharap ke depan semakin banyak program yang berpihak kepada petani dan dapat dirasakan langsung manfaatnya,” kata Samsawir.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sintuar, Iskandar, menjelaskan bahwa sebagian besar lahan pertanian di Tigo Koto Dibaruah masih bergantung pada air hujan. Kondisi ini diperparah dengan posisi wilayah Nankodok yang berada di ujung saluran irigasi, dengan sumber air utama dari Sungai Beringin.
“Kami sangat berharap adanya perhatian serius terhadap perbaikan irigasi, karena ini menyangkut keberlangsungan produksi pertanian masyarakat,” ujar Iskandar.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Kelompok Tani Kosiak Barokah, Itok, yang menilai kehadiran Hj. Aida mampu memberikan semangat dan motivasi bagi petani. Menurutnya, kelompok tani tidak hanya mengembangkan komoditas cabai, tetapi juga tanaman lain seperti jagung, mentimun, dan padi.
“Motivasi dan arahan yang diberikan sangat membantu kami dalam mengelola usaha tani. Dukungan seperti ini sangat dibutuhkan agar petani tetap produktif,” ungkap Itok.
Selain berdialog dengan kelompok tani, Hj. Aida juga bersilaturahmi dengan Jemaah Yasin Arsyad Nankodok. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan permohonan maaf menjelang bulan suci Ramadan sekaligus memberikan apresiasi atas peran aktif jemaah dalam menjaga nilai-nilai keagamaan di lingkungan masyarakat.
Ketua Jemaah Yasin Arsyad, Murniati, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang pernah diberikan Hj. Aida. Ia berharap silaturahmi ini dapat terus terjalin dan memberikan manfaat bagi masyarakat Tigo Koto Dibaruah.
Menutup rangkaian kegiatan, Hj. Aida menyampaikan harapannya agar silaturahmi ini dapat menjadi sarana memperkuat kebersamaan serta wadah penyampaian aspirasi masyarakat kepada wakil rakyat di tingkat provinsi.
(FajriHR).













